Advertisement

Hubungan antara Pertumbuhan Akar dan Absorpsi Air, Oleh karena dalam keadaan drainase normal air gravitasi dengan cepat mengalir dari lapisan permukaan tanah, maka air kapilerlah yang membentuk sebagian besar penyediaan air bagi tumbuhan. Gerakan air kapiler dalam tanah hanya sedikit sehingga sekali air diserap oleh bulu-bulu akar ujung-ujung akar harus terus tumbuh supaya kontak dengan air tanah dapat dipertahankan. Dapat dibayangkan bahwa sebatang tumbuhan tumbuh semakin jauh ke dalam tanah dan di belakang akar yang tumbuh tertinggal tanah yang m.enjadi kering karena air yang tersedia sudah diserapnya. Ini bukanlah suatu proses untung-untungan karena beberapa akar tertarik oleh kehadir-an air, yaitu suatu tanggap yang disebut hidrotropisme yang seluk-beluknya belum diketahui sama sekali.

Dari uraian tadi jelas bahwa sebagian besar air yang diambil tumbuhan bergantung pada adanya kontak yang luas antara akar dan lokasi air kapiler (yaitu rongga-rongga kecil dan lapisan tipis air di sekeliling partikel-partikel tanah). Luas jangkauan akar ini sukar dihitung, kecuali dengan menggali seluruh sistem perakaran tanpa merusaknya. Pengukuranpengukuran yang dilakukan berbagai peneliti menunjukkan bahwa tidaklah jarang bagi suatu sistem perakaran untuk menambah panjangnya pada musim tumbuh sampai beberapa kilometer per minggu. Dalam kaitannya dengan pengukuranpengukuran tersebut dapatlah dipahami bagaimana akar-akar tumbuh dalam tanah dan mengisap air yang cukup untuk mengganti air yang hilang karena transpirasi.

Advertisement

 

Advertisement