Advertisement

Hubungan Agama dan Negara menurut Paham Sekuler, Selain paham teokrasi, terdapat pula paham sekuler dalam praktik pemerintahan dalam kaitan hubungan agama dan negara. Paham sekuler memisahkan dan membedakan antara agama dan negara. Dalam negara sekuler, tidak ada hubungan antara sistem kenegaraan dengan agama. Dalam paham ini, negara adalah urusan hubungan manusia dengan manusia lain, atau urusan dunia. Sedangkan agama adalah hubungan manusia dengan Tuhan. Dua hal ini, menurut paham sekuler, tidak dapat disatukan.

Dalam negara sekuler, sistem dan norma-norma hukum positif dipisahkan dengan nilai-nilai dan norma-norma agama. Norma-norma dan hukum ditentukan atas kesepakatan manusia dan tidak berdasarkan agama atau firman-firman Tuhan, meskipun mungkin norma-norma tersebut bertentangan dengan norma-norma agama. Meskipun memisahkan antara agama dan negara, pada lazimnya negara sekuler membebaskan warga negaranya untuk memeluk agama apa saja yang mereka yakini, tapi negara tidak ikut campur tangan dalam urusan agama.

Advertisement

 

Advertisement