Advertisement

Dormansi yang Berkaitan dengan Suhu, Banyak biji kering sangat resisten terhadap suhu ekstrem, dan berbagai biji bahkan dapat tahan terhadap perendaman dalam air mendidih dalam waktu yang singkat atau dalam udara cair (— 140 °C) tanpa kehilangan daya hidupnya (viability). Secara ekologi, ketahanan terhadap panas yang demikian itu penting bagi tipe vegetasi yang secara periodik dirusak oleh api, seperti pada savana di Afrika. Perkecambahan biji-biji Themeda triandra, yaitu rumput pakan ternak yang penting di sana, dan jenis-jenis lain dirangsang oleh api. Secara ekologi juga penting, bahwa bagi perkecambahan diperlukan pergantian harian moderat antara suhu maksimum dan suhu minimum. Terutama di padang pasir, fluktuasi suhu yang ekstrem di permukaan tanah merupakan hal yang tak dapat dihindari, meskipun semakin masuk ke dalam tanah fluktuasi ini berangsur-angsur semakin berkurang. Persyaratan fluktuasi yang kecil, misalnya dari 20 °C pada malam hari ke 30 °C pada siang hari (fluktuasi ini diperlukan oleh rumput Oryzopsis miliacea) sebenarnya menjamin perkecambahan pada satu lapisan antara dua kedalaman dari permukaan tanah. Hal ini menguntungkan, sebab biji yang berkecambah dalam tanah harus mencari keseimbangan antara dua keinginan yang berbeda, yang keduanya bergantung kepada kedalaman tanah. Suatu keuntungan pula jika perkecambahan terjadi jauh di dalam tanah, sebab persediaan air lebih dapat diandalkan daripada dekat permukaan tanah. Meskipun demikian perkecambahan dekat permukaan tanah juga menguntungkan, sebab kondisi seperti itu memungkinkan bagi semai untuk memperoleh udara dan cahaya sehingga dapat segera berdiri sendiri sebelum cadangan makanan dalam bijinya habis sama sekali.

 

Advertisement

Advertisement