Advertisement

Sabiah yang di dalam literatur Barat disebut dengan Sabean, ditemukan dalam al-Quran dalam bentuk jamak, yakni as­,Srzbi’ffn (orang-orang Sabiah). Kata sa­bi’ffn bentuk jamak (tali ,Sabi yang berarti orang yang telah meninggalkan agama ne­nek moyangnya. Nabi Muhammad juga dipandang orang sabi oleh orang-orang kafir Quraisy. Mereka disebut oleh al­Quran sebagai orang-orang yang beriman, yakni beriman kepada Allah. Untuk jelas­nya, di dalam al-Quran, orang-orang Sa­biah ini disebut pada tiga tempat yakni, surat al-Baqarah: 62, surat al-Maidah: 69 dan surat al-Hajj: 17. Ketiga-tiga ayat ter­sebut menggolongkan orang-orang Sabiah ke dalam orang-orang yang beriman seper­ti-orang Islam, Yahudi dan Nasrani.

Sampai sekarang di Irak masih terdapat orang-orang yang disebut dengan nama Sa­biin. Mereka percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, namun mereka juga terpenga­ruh oleh tafsiran-tafsiran pikiran sendiri tentang agama yang mereka anut, mereka sudah tidak lagi memeluk agama aslinya, yakni percaya kepada Tuhan Yang Esa itu, tetapi sudah membuat agama sendiri yang sesuai dengan keinginan mereka. Da-lam menyusun .ajaran baru itu mereka ba­nyak pula terpengaruh kepada ajaran-ajar­an agama lainnya, sehingga jadilah agama yang mereka.anut menjadi basil sinkretis­me thiri berbagai keyakinan yang ada itu. ltulah sebabnya, kaum Sabiin di Irak da­lam beberapa hal mempercayai ajaran Kristen, tetapi juga mempercayai kekuat­an bintang-bintang (astronomi). Menurut keyakinan mereka peijalanan bintang-bin­tang di angakasa raya itu berpengaruh ter­hadap kehidupan manusia. Akhirnya ke­banyakan dari orang-orang Sabiin itu men­jadi tukang-tukang tenung dan peramal nasib orang.

Advertisement

Incoming search terms:

  • arti sabiah

Advertisement
Filed under : Review,

Incoming search terms:

  • arti sabiah