Advertisement

Munafik adalah orang yang lahiriahnya menampakkan sesuatu (ucapan, perbuatan atau sikap) yang sesungguhnya bertentang­an dengan apa yang tersembunyi dalam hatinya, seperti orang yang pura-pura me­meluk agama Islam padahal dalam hatinya ia tetap kafir. Atau, seperti orang yang menyimpan sikap permusuhannya dengan berlagak bersahabat. Tingkah laku yang demikian dalam istilah agama Islam dise­but nifq, sedangkan pelakunya dinamai munafiq.

Dalam sebagian al-Hadis, Rasulullah menyebutkan tiga macam ciri khas orang munafik:

Advertisement
  • suka berdusta dalam bercerita atau
  • suka ingkar bila berjanji
  • suka khianat bila diberi kepercaya­an (amanat).

Baik al-Quran maupun al-Hadis, kedua­nya sangat membenci perilaku nifak dan mengecap bahkan mengancam orang­orang munafik. Mereka, seperti diisyarat­kan al-Quran, sangat berbahaya bagi aga­ma Islam dan umat pemeluknya. Itulah sebabnya mengapa al-Quran, yang dalam­nya tersebut kurang lebih 32 kali kata munafik, semuanya dalam bentuk jamak yakni al-munafiqan dan al-munafiqat (kaum munafik laki-laki dan kaum muna­fik perempuan), mengingatkan umat Islam supaya selalu berhati-hati dan waspada terhadap kaum munafik atau hipokrit (li­hat antara lain surat al-Munafiqun:4).

Al-Quran (surat al-Ahzab:1 dan 48) me­larang umat Islam mematuhi orang-orang munafik, bahkan memerintahkan supaya bersikap tegas kepada mereka dan “meme­ranginya” dengan berbagai cara (surat at­Taubat :73 dan at-Tahrim:9), serta meme­ rintahkan umat Islam agar selalu bersatu padu dalam menghadapi orang-prang mu­nafik (perhatikan surat an-Nisa :88).

Al-Quran menyebutkan beberapa karak­teristik orang-orang munafik, di antara­nya: suka berdusta (al-Munafiqun:2), suka menipu Allah dan orang-orang mukmin (al-Baqarah:9), gemar bersikap ria (an­Nisa:142), plin-plan atau bermuka dua (an-Nisa:143), menyuruh melakukan yang mungkar dan melarang berbuat yang baik, kikir atau fasik (at-Taubat:67) dan meng­halang-halangi orang yang mencintai Nabi Muhammad (an-Nisa:61).

Al-Quran mengancam orang-orang mu­nafik dengan (siksaan) yang amat berat (an-Nisa :138); al-Ahzab :24) dengan me­masukkannya ke dalam neraka jahanam di lapisan yang paling dasar (an-Nisa:140 dan 145).

 

Advertisement