Advertisement

Epidermis, Epidermis menutupi permukaan atas dan bawah daun dan dilanjutkan ke epidermis batang. Biasanya terdiri atas selapis sel, walaupun pada beberapa daun, terutama pada daun yang selalu hijau, tebalnya dapat dua atau tiga lapis sel, dengan cara pembelahan periklinal lapisan permukaan asal. Pada epidermis yang berlapis demikian, hanya lapisan terluarlah yang mempunyai sifat epidermis. Sel-sel pada lapisan bawahnya dianggap hanya berfungsi sebagai penampung air. Pada dasarnya, epidermis berisi sel-sel ceper yang ujungnya berlekatan satu sama lain sehingga membentuk kulit sinambung pada permukaan daun. Pada berbagai daun, sel-sel ini bergelombang, karena dinding antiklinalnya (yaitu dinding yang tegaklurus dengan permukaan) memperluas diri setelah pembesaran sel berhenti (  8.2). J ika dilihat, tampak muka sel epidermis sangat bervariasi bentuknya, walaupun pada kebanyakan monokotil daun itu memanjang ke jurusan sumbu panjangnya.

Sel epidermis langsung terbuka ke udara dan suatu zat berlemak, kutin, mengisi dinding luarnya dan membentuk lapisan nonseluler terpisah, disebut kutikula, yang ada di atas lapisan yang terbuka itu. Adanya kutin memegang peranan penting dalam membatasi penguapan (transpirasi) pada daun. Karena kutikula tidak elastik dan sel epidermis berlekatan satu sama lain, maka epidermis dapat mempertahankan kekakuan daun, sehingga dapat menahan penggembungan sel mesofil di bawahnya.

Advertisement

 

Advertisement