Advertisement

Dasar Kromosom pada Kebakaan – INTI SEBAGAI PENYANDANG KEBAKAAN, SETIAP individu dari jenis yang membiak dengan kawin berkembang dari satu sel, yaitu sel telur yang dibuahi atau zigot. Sel ini pada gilirannya muncul dari peleburan dua sel tunggal, yaitu garnet (telur dan sperma) yang diproduksi oleh tetuanya, dan karena itu segala bahan yang diperoleh zigot dari tetuanya, termasuk kebakaan, pasti disediakan oleh garnet-garnet itu. Jadi jelaslah bahwa bahan kebakaan akan dijumpai di dalam sel tunggal zigot itu.

Pada dasarnya semua sel terdiri atas dua bagian yang hidup, yaitu sitoplasma dan inti. Inti pada kedua garnet yang berfusi pada proses pembuahan kira-kira sama ukurannya, tetapi biasanya sebagian besar sitoplasma zigot disumbangkan oleh garnet. Memang pada kenyataannya garnet jantan berbagai jenis hampir tidak mengandung sitoplasma. Salah satu asumsi dasar kebakaan Mendel ialah bahwa kedua tetuanya memberi andil yang sama banyaknya bagi kebakaan turunannya, dan karena ramalan yang berdasarkan asumsi ini cocok dengan fakta pengamatan, maka kiranya benar bahwa bahan kebakaan itu terletak dalam inti, bukan dalam sitoplasma. Bahwa hal ini benar kini telah dikuatkan dengan percobaan transplantasi inti dan dengan berbagai metode yang lebih canggih. Kini telah diakui sebagai fakta pembuktian bahwa intilah yang merupakan pembawa sifat kebakaan.

Advertisement

Pemeriksaan inti yang tidak membelah di bawah mikroskop cahaya memberikan sedikit kemungkinan untuk menemukan bagaimana bahan kebakaan itu diorganisasikan di dalam inti, sebab segala yang dapat dilihat adalah material yang hampir homogen yang berisi satu atau dua Benda yang agak padat, yang disebut nukleolus. Usaha-usaha untuk memperoleh informasi lebih banyak tentang struktur inti dengan berbagai teknik pewarnaan tidak memberikan perbaikan yang nyata. Akan tetapi, jika suatu inti dapat diamatiketika sel tempatnya berada sedang membelah menjadi dua, maka bahan penyusunnya dapat terlihat. Oleh karena itu, bukti-bukti mengenai bagaimana bahan kebakaan itu diorga-nisasikan dapat dicari dari pengamatan terperinci dalam proses-proses yang terlibat dalam pembelahan inti.

 

 

 

 

Advertisement