Advertisement

Contoh-contoh Ketumpangtindihan, Kesesuaian sering kali dianggap sebagai suatu sarana, yang ke­mungkinan besar tidak ekonomis, untuk memarkah hubungan- hu­bungan di dalam ujaran: kesesuaian verba dengan subjeknya “bergu­na” untuk menandai mana di antara keduanya yang di dalam ujaran itu mempunyai hubungan subjek predikat. Banyak sekali kasus kese­suaian tipe seperti itu, yang fungsi kedua unsurnya sudah jelas ditun­jukkan tanpa perlu adanya kesesuaian. Dalam pater pueros amat ‘ayah mencintai anak-anaknya’, misalnya, bukan kesesuaian jumlah dalam verba yang membuat kita mengenali pater sebagai subjek, te­tapi, ternyata secara kebetulan atau secara cukup teratur, kesesuaian mempunyai tugas menunjukkan fungsi unsur-unsur tertentu. Dalam bahasa Latin uenatores animal occidunt ‘para pemburu membunuh binatang’, ternyata baik uenotares maupun animal tidak menunjuk­kan unsur mana yang berfungsi sebagai subjek dan mana yang objek. Justru occidunt yang disesuaikan dengan uenatores, yang menunjuk­kan bahwa unsur itu berfungsi subjek dan akibatnya animal adalah objeknya. Tentu saja kesesuaian akan mubazir jika subjeknya uiri ‘orang-orang’, dan tidak berkekuatan jika objeknya jamak (dalam uenatores animalia occidunt, misalnya). Namun, di dalam konteks yang ditelaah tadi, dapat dipastikan bahwa penanda modalitas “jamak”lah yang mempunyai peran penunjuk fungsi “subjek” dari uenator- dan bahwa perbedaan antara monem fungsional dan moda­litas di sini menjadi kabur. Namun, perlu dipahami bahwa penanda nominatif yang berkOmbinasi dengan kata dasar dari deklinasi ke-3 dan monem jamak, diungkapkan dalam bentuk amalgam tak si­nambung /…es…nt/, sedangkan akusatif, dalam hal ini, hanya berbentuk /…es/; /…nt/, yang merupakan sebagian dari penanda tak sinambung “jamak” apabila subjek memiliki bentuk yang tidak ambigu seperti uiri, yang di sini menjadi bagian dari penanda “nomi­natif yaitu monem fungsional. Jelas bahwa ketumpangtindihan ber­bagai tanda yang sering kali tak teruraikan di dalam bahasa-bahasa tertentu akan memperlambat penonjolan perbedaan yang mendasar di antara monem fungsional dan modalitas.

Advertisement
Advertisement