Tokoh

Advertisement

MENGENAL BAQILLANI

Baqillani lengkapnya Abu Bakar Muham­mad Ibnu at-Tayyib al-Baqinni adalah ulama terkemuka di Irak pada abad ke-10 (4 H). Ia lahir di Basrah pada 950 (338 H) dan wafat di Bagdad pada 1013 (403 H). Ia mendalami ilmu-ilmu keislaman dari ba­nyak ulama, antara lain dari Abu Bakar al­Abhari (w. 986/375 H), pemuka dalam mazhab Maliki; Abu

MENGENAL BAZDAWI

Bazdawi atau Abu al-Yusr Muhammad al-Bazdawi adalah ulama terkemuka dari abad ke-11 (5 H) yang hidup di kawasan seberang utara Sungai Amudarya (di Asia Tengah). la lahir pada 1031 (421 H), tapi tidak diketahui desa atau kota kelahiran­nya. Juga tidak diketahui dengan terang riwayat masa mudanya. Kuat dugaan bahwa ia memperoleh pengetahuan agama pada tahap

MENGENAL BUKHARI

Bukhari adalah seorang ulama besar yang termasyhur, yang tidak ada tanding­annya dalam bidang hadis. Nama lengkap­nya ialah al-Imam Abu Abdillah Muham­mad ibnu Ismail ibnu Ibrahim ibnu al­Mugirah al-Bukhari. Ia lahir di Bukhara pada 816 (194 H). Ia mulai mempelajari dan menghafal hadis waktu umurnya kurang dari sepu­luh tahun. Pada umur sebelas tahun ia te­lah sanggup

MENGENAL BUNG TOMO

Bung Tomo, lengkapnya Soetomo, di­lahirkan di Surabaya pada 30 Oktober 1920, dan meninggal di Arafah Saudi Ara­bia pada 7 Oktober 1981. Dia merupakan tokoh pejuang kemerdekaan dan pendiri BPRI (Barisan Pemberontak Rakyat Indo­nesia). Pendidikan yang ditempuhnya dimulai dari pendidikan dasar yang diperolehnya ketika dia tinggal di Surabaya, sampai pa­da akhirnya gelar saijana ekonomi dapat diraihnya

MENGENAL AL-BIRUNI

al-Biruni, atau lengkapnya Abu Raihan Muhammad ibnu Ahmad al-Biruni (973­1048/362-448 H) adalah ilmuwan mus­lim yang berpengetahuan amat luas. Selain ahli dalam matematika, fisika, astronomi, kedokteran, dan metafisika, ia juga ahli sastra, ahli ilmu bumi, dan ahli sejarah. la lahir dan wafat di Khuwarizmi, Asia Te­ngah. Kendati demikian tidaklah ia hanya bermukim di situ saja. Ia

MENGENAL CUT NYAK DIEN

Cut Nyak Dien diperkirakan lahir pa­da 1848 di Lampadang, Aceh Besar. Ayahnya, Nanta Setia, seorang Ulebalang VI Mukim. Nanta Setia adalah saudara Teuku Mahmud, Ayah Teuku Umar. De­ngan demikian, Cut Nyak Dien merupa­kan saudara sepupu Teuku Umar. Kakek Cut Nyak Dien dan Teuku Umar, Nanta Cih, berasal dari keturunan darah Minang­kabau yang merantau ke Aceh.

MENGENAL CUT NYAK MUTIA

Cut Nyak Mutia adalah seorang putri Teuku Bin Daud dari desa Pirak, negeri Keureutoe, Aceh Timur. Sebagai tidak ada catatan yang pasti tentang tahun kelahiran Cut Nyak Dien, begitupun tentang keldhiran srikandi Aceh ini. Namun yang pasti, mereka hidup semasa atau satu generasi. Bahkan, diperki­rakan orang, tahun kelahiran mereka tidak terpaut jauh selisihnya. Kalau srikandi

MENGENAL AYUB

Ayub (Ayylib) adalah nama seorang nabi yang tertulis dalam beberapa kitab suci sa­mawi. Al-Quran menyebut nama itu em-pat kali: dalam surat an-Nisa, al-An’am, al­Anbiya dan Sad; di antaranya ia disebut bersama-sama dengan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. Hal ini menunjukkan, bahwa seperti kedua nabi tersebut, Ayub adalah seorang yang berpengaruh dan berkelim­pahan. Dan seperti mereka,

MENGENAL SULTAN BABULLAH

Sultan Babullah, (1570-1583), se­orang raja kerajaan Islam Ternate yang de­ngan gagah berani berhasil mengusir orang Portugis dari Ternate, bahkan dan Malu­ku. Pengangkatannya sebagai Sultan dila­tarbelakangi oleh terbunuhnya ayahnya, Sultan Khairun, sebagai akibat pengkhia­natan yang dilakukan oleh gubernur Por­tugis, de Mosquita, di dalam benteng Por­tugis di Ternate dalam rangka menyambut persetujuan yang telah dicapai antara Sul­tan

MENGENAL SALAHUDDIN AI-AYYUBI

Salahuddin ai-Ayyubi, pendiri dinasti Ayyubi di Mesir dan Siria yang bertahan mulai dari 1.171 (567 H) sampai dengan 1250 (648 H). Salahuddin lahir pada 1138 (532 H), anak seorang Kurdi bernama Naj­muddin Ayyub yang menjadi anak buah penguasa Aleppo Nuruddin Zengi. Semen­jak usia muda Salahuddin telah menjadi anggota tentara Nuruddin, kendatipun masa kanak-kanaknya banyak dilewatkan­nya

MENGENAL ABU AL-BARAKAT AL-BAGDADI

Abu al-Barakat al-Bagdadi, selan­jutnya disebut Abu al-Barakat, adalah se­orang keturunan Yahudi Bagdad yang meninggal pada 548 H. Abu al-Barakat di­kenal sebagai seorang dokter dan filosof Yahudi yang terkenal. Menjelang akhir hidupnya dia masuk Islam setelah sekian lama memeluk agama Yahudi. Sebagai–se­orang dokter dia sangat terkenal dengan kepandaiannya, sehingga dianggap sebagai terpandai dari kalangan Yahudi, sejajar

MENGENAL BAIHAQI

Baihaqi adalah seorang ahli hadis dari kalangan Syafilyah. Nama lengkapnya Ahmad ibnu al-Husein ibnu Ali, Abu Bakr al-Baihaqi, lahir pada 994 (384 H), di Khusrawjerd, satu desa di daerah Baihaq, Naisabur. Ia dibesarkan di kota Baihaq, kemudian pindah ke Bagdad pada masa Sultan Jalal ad-Daulat (416-435 H), dan beberapa waktu ia pernah berdomisili di Kufah
Page 4 of 13:« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 » Last »