Tokoh

Advertisement

MENGENAL QASIM AMIN

Qasim Amin adalah salah seorang pe­mikir pembaharuan dalam Islam, dilahir­kan di sebuah desa bernama Tarah, dae­rah pinggiran kota Mesh pada bulan Desember 1865. Dia berasal dari keturun­an bangsa Kurdi, ayahnya adalah seorang komandan militer dalam pasukan Mesir, karenanya kehidupan keluarga ini tergo­long cukup. Namun demikian keluarga ini cenderung memilih hidup dalam keseder­hanaan. Masa kecil Qasim

MENGENAL JASSAS

Jassas adalah seorang ahli tafsir dan ahli usul-fikih ternama. Nama lengkapnya ialah Ahmad bin Ali dengan gelar Abu Ba­kar ar-Razi, yang terkenal dengan panggil­an al-Jassas (penjual kapur rumah). Ia di­sebut demikian, karena dalam mencari nafkah hidup ia bekerja sebagai pembuat dan penjual kapur rumah. Ia lahir pada 305 H. di desa ar-Ray, sebuah tempat di

MENGENAL SYEKH JUNEID TALA

Syekh Juneid Tala, dilahirkan pada 1886 di sebuah desa bernama Hutadolok Maga, Kecamatan Kotanopan Kabupaten Tapanuli Selatan, di kaki gunung Sorik Marapi. Ayahnya bernama Tala, adalah seorang petani yang rajin di desanya. Na­ma kecilnya adalah “Manonga” yang arti­nya di tengah, karena ia dilahirkan oleh ibunya persis di tengah-tengah rumah me­reka. Konon ceritanya sang ibu sangat

MENGENAL AL-JAMI

al-Jami, lengkapnya Nurud-Din Abdur-Rahman al-Jami, adalah satu di antara sejumlah orang-jenius yang dilahirkan oleh negeri Persia. Ia lahir di Kharjad, termasuk negeri Jam, di Khursan, pada 1414 (817 H), dan wafat di Herat pada 1492 (898 H). Sebelum populer dengan gelar al-Jami, ia bergelar ad-Dasyti, karena ayahnya, Niza­muddin Ahmad bin Syamsuddin, berasal dan Dasyt, dekat

MENGENAL ABDURRAHMANBIN HASAN AL- JABARTI

Abdurrahmanbin Hasan al- Jabarti, adalah seorang sejarawan yang terkeng terutama karend tulisan dan catatannya mengenai kehidupan di Mesir setelah me­ningkatnya hubungan Mesir-Perancis pada awal abad ke-19. Jabarti lahir pada 1753 (1167 H) dalam keluarga yang taat beriba­dat dan cenderung mengikvti kehidupan tasawuf. Nenek moyang Jabarti pindah ke Kairo bersama-sama dengan beberapa keluarga lain dari daerah

MENGENAL ISMAIL

Ismail adalah nabi dan rasul Tuhan, putra Nabi Ibrahim dan Siti Hajar. Ibunya bekas sahaya Raja Mesir yang dihadiahkan ke­pada Ibrahim. Ibrahim bersama istrinya, Sarah, membawa Siti Hajar, berhijrah ke Palestina dan lalu menetap di sana. Ketika Ibrahim berusia lanjut, timbul keinginan kuat dalam dirinya untuk mempunyai anak, namun Sarah adalah perempuan mandul. Sarah menyadari

MENGENAL ISKANDAR MUDA

Iskandar Muda adalah salah seorang raja Aceh Darussalam yang terbesar, dan pada masa pemerintahannya, kerajaan Is­lam di ujung utara pulau Sumatra ini me­ngalami puncak kejayaannya. Tahun kela­hirannya ada yang menulis 1588 dan 1590, dan A. Hasymi menulis 1593 (1001 H). Ayahnya adalah Laksamana Muda Man­shur Syah yang gugur melawan Portugis pada waktu Iskandar Muda baru

MENGENAL TUANKU IMAM BONJOL

Tuanku Imam Bonjol, dilahirkan pa­da 1772 di Alahan Panjang, Sumatra Ba­rat. Nama kecilnya Mohammad Syuhab, putra Tuanku Raja Nuruddin. Pada usia sekitar 7 tahun, sebagaimana layaknya ke­luarga yang taat beragama, ia belajar al­Quran kepada ayahnya. Menjelang dewa­sa, sekitar usia 20 tahun, ia belajar penge­tahuan keislaman kepada Tuanku Koto Tuo selama 8 tahun, 1792-1800. Pada rentang

MENGENAL ILYAS

Ilyas adalah nabi atau rasul yang ke 17 dalam Islam. Nama Ilyas disebut dua kali dalam al-Quran, yakni pada surat al­An’am ayat 85 dan surat as-Saffat ayat 123. Pada ayat yang pertama nama Ilyas disebut bersama-sama dengan nabi Zaka­riya, nabi Yahya dan nabi Isa, yang disc­butkan sebagai salah seorang dari orang­orang saleh. Sedangkan pada surat

MENGENAL DR. HUSEIN JAYADININGRAT

Dr. Husein Jayadiningrat, dilahir­kan pada 8 Desember 1886 (1302 H) di Banten, Serang, Jawa Barat. Ayahnya se­orang Bupati Serang. Sejak semula, se­bagai seorang anak pejabat pemerintah, ia disekolahkan di lembaga pendidikan Belanda. Sebagairnana kakaknya, Aria Ahmad Jayadiningrat, sebagai murid per­tama yang dipromosikan Snouck Hur­gronje (penasihat Politik Islam Hindia Belanda) untuk dididik di sekolah Belan­da, :HUsein

MENGENAL IBRAHIM

Ibrahim dalam pandangan umat Islam, adalah seorang nabi atau rasul Tuhan. Para ahli, berdasarkan tradisi yang ada, mem­perkirakan bahwa ia hidup dalam abad ke­19 dan 18 SM. Pada mulanya ia bermukim di negeri kelahirannya, Urkasdim (di Irak Selatan), kemudian di Harran (di Syiria Utara), dan terakhir di Kan’an (Palestina atau Israel sekarang). Ia wafat dan

MENGENAL HUSEIN BIN ALI

Husein bin Ali, cucu Nabi Muhammad dari putrinya, Fatimah. Husein bersama kakaknya, Hasan, untuk beberapa tahun sempat menikmati kasih sayang seorang kakek yang Nabi. Dilahirkan di Madinah setelah hijrah, Husein tumbuh dan kelihat­annya menikmati kehidupan di kota suci tersebut. Sebagai keturunan Nabi, Husein memenangkan simpati tersendiri di antara orang-orang Islam sezamannya. Tuntutan para pendukungnya untuk
Page 1 of 13:1 2 3 4 5 6 » Last »