Review

Advertisement

PENGERTIAN MILITER DAN HAMBATAN DEMOKRATISASI

Militer dan Hambatan Demokratisasi, Diantara masalah serius yang dihadapi negeri-negeri demokrasi baru adalah perlunya pembatasan kekuasaan politik kelompok militer dan menjadikan angkatan bersenjata suatu badan professional yang memiliki komitmen untuk melindungi keamanan negeri dari gangguan dunia luar. Sementara itu, suatu negeri dapat dikatakan telah menjadi demokratis jika didukung oleh fondasi politik, sosial dan ekonomi yang kuat.

PENGERTIAN TRIAS POLITIKA

Trias Politika, Salah satu prinsip dalam pemerintahan demokrasi adalah adanya unsur pembatasan kekuasaan yang dijamin oleh kepastian institusi dan mekanisme demokrasi (institusional and procedural limitations on power). Diantara unsur utama dari prinsip ini adalah adanya pemisahan kekuasaan dalam pemerintahan suatu negara kedalam tiga lembaga : Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Pemisahan tugas-tugas pemerintahan kedalam “trichotomy” ini biasa

PENGERTIAN PENGUASA PROTERIAN

Penguasa Proterian, Pemerintah militer model ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan kedua model pemerintahan militer diatas. Masih menurut Nordlinger, kasus pemerintahan model ini tidak lebih dari 10 prosen dari kasus campur tangan militer terhadap pemerintahan suatu negara. Yang membedakan kelompok ini dari model lainnya adalah luasnya wilayah kekuasaan serta tingginya cita-cita politik dan ekonomi yang mereka

PENGERTIAN PEMERINTAHAN MILITER (PRETORIANISME)

Pemerintahan Militer (Pretorianisme), Konsep pemerintahan militer lebih banyak mengacu pada lenomena keterlibatan atau intervensi militer dalam arena politik atau urusan-urusan pemerintahan suatu negara. Alasan keterlibatan iniliter ini menurut Nordlinger disebabkan oleh pandangan subyektif kaum militer yang menggambarkan korp mereka sebagai perwira-perwira yang bertanggung jawab dan berjiwa patriotik yang mengintervensi pemerintahan sipil karena tanggung jawabnya kepada konstitusi

PENGERTIAN TIGA BENTUK PEMERINTAHAN SIPIL

Tiga Bentuk Pemerintahan Sipil, Secara teoritis terdapat tiga model pemerintahan sipil. Menurut Nordlinger ketiga bentuk pemerintahan sipil itu adalah : Model Tradisional Pemerintahn sipil model ini adalah pemerintahan yang tidak memiliki perbedaan yang jelas antara elit sipil dan militer. Model ini merupakan gambaran pemerintahan kerajaan di Eropa abad 17 dan 18, dengan pendukung utamanya terdiri dari

PENGERTIAN PEMERINTAHAN SIPIL

Pemerintahan Sipil, Secara etimologi, kata pemerintahan dapat diartikan sebagai hadan yang melakukan kekuasaan memerintah. Kata “pemerintah” mengandung pengertian adanya dua pihak yang memerintah memiliki wewenang dan pihak yang diperintah memiliki kepatuhan. Istilah pemerintahan sipil digunakan sebagai kebalikan dari istilah pemerintahan militer. Kedua istilah ini muncul ketika terjadi pcmbahasaan tentang pola hubungan antara elit sipil yang diwakili

APAKAH TUJUAN UTAMA TERBENTUKNYA PEMERINTAHAN?

Apakah Tujuan Utama Terbentuknya Pemerintahan?, Dalam kehidupan manusia terdapat tiga hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia yang berlaku secara universal dan hams dipelihara dan mendapatkan jaminan institusi pemerintah atau negara. Ketiga hak dasar tersebut adalah hak untuk hidup (life) tanpa rasa takut dan ancaman dari siapa pun, hak untuk hidup bebas (liberty) untuk berbicara dan

PENGERTIAN KECAKAPAN PARTISIPATORIS

Kecakapan Partisipatoris, Civic Education tidak hanya mengusik kesadaran kritis dan jiwa demokrat serta sikap keberpihakan warganegara. Aspek-aspek tersebut merupakan muara yang berujung pada tindak keterlibatan a tau partisipasi warganegara yang efektif dan bertanggungjawab ‘auk memperbaiki kualitas kehidupan sosial dan politik mereka. Keterlibatan yang tidak efektif, apalagi ketiadaan partisipasi, akan mengakibatkan perubahan harkat kehidupan yang tidak signifikan

PENGERTIAN KEAHLIAN MEMANTAU (MONITORING) ISU PUBLIK

Keahlian memantau (monitoring) isu publik, Keahlian memantau persoalan politik dan pemerintah mengacu kepada kemampuan warganegara untuk mengamati dan memahami penanganan persoalan yang terkait dengan proses politik dan pemerintahan. Dengan kata lain, warganegara mampu mengambil bagian dan sekaligus menjadi pengawas atau “watch dog” bagi proses politik atau pemerintahan. Keahlian memantau isu politik meliputi kemampuan untuk: 1)            Meriset

KAPAN DAN BAGAIMANA MUNCULNYA PEMERINTAHAN ?

Kapan dan Bagaimana Munculnya Pemerintahan ?, Bagaimanapun manusia tidak dapat hidup seorang diri. Dalam kehidupannya manusia tidak bisa lepas dari peraturan dan norma yang dibuatnya sendiri maupun yang dipaksakan oleh Iingkungannya. Hal ini karena adanya keterbatasan kernampuan dalam diri manusia. Dengan demikian kebebasan mutlak yang abadi tidak ada, kebebasan seseorang akan dibatasi oleh kebebasan orang lain.

APAKAH KARAKTERISTIK DAN PRINSISP-PRINSIP DASAR DEMOKRASI KONSTITUSIONAL ITU ?

Apakah karakteristik dan prinsisp-prinsip dasar demokrasi konstitusional itu ?, Karakteristik dari demokrasi konstitusional adalah adanya unsur-unsur demokrasi di dalamnya yang berbasis pada prinsip¬prinsip: Demokrasi Populis (Popular Democracy) yaitu menempatkan warga negara sebagai sumber utama otoritas pemerintahan yang mendapatkan hak untuk menjalankan roda pemerintahan dari rakyat. h . Mayoritas Berkuasa dan Hak Minoritas (Majority Rule and Minority

AMANDEMEN KONSTITUSI DI BEBERAPA NEGARA

Amandemen Konstitusi di Beberapa Negara, Amandeman konstitusi sudah merupakan keharusan atau iintutan bagi eksistensi sebuah konstitusi. Tanpa amandemen, kemungkinan konstitusi itu bisa ditinggalkan atau bahkan berlawanan dengan perkembangan demokrasi dan hak asasi manusia. Berikut ini wkilas beberapa amandemen konstitusi yang terjadi di negara-negara lain: Belanda Perubahan konstitusi Kerajaan Belanda terjadi beberapa kali yaitu pada tahun 1814,
Page 4 of 134:« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 » Last »