Psikologi

Advertisement

TEORI-TEORI ATRIBUSI

Malloy & Albright (1990) dalam penelitiannya menemukan bahwa di antara orang-orang yang sudah saling mengenal ada dua hal yang berpengaruh pada persepsi dan atribusi sosial yaitu orang yang dipersepsikan (target) dan orang yang melakukan persepsi itu sendiri atau pengamat (perceiver). Temuan ini mendukung dua teori tentang proses pembentukan atribusi. Teori itu adalah sebagai berikut. 1.

ARTI ATRIBUSI SOSIAL

Setelah manusia melakukan persepsi sosial, hal selanjutnya yang dia lakukan adalah atribusi sosial. Dengan atribusi sosial, manusia memperkirakan apa yang menyebabkan orang lain itu berperilaku tertentu. Apa yang ada di balik perilakunya? Orang seperti apa dia? Bagaimana sifat-sifatnya? Apa niatnya? Bagaimana sikapnya? Apa maunya dia dari aku?, dan seterusnya. Menurut Myers (1996) kecenderungan memberi atribusi

PENGERTIAN KOGNISI SOSIAL

Dalam bukunya A Theory of L. Festinger (1957) mengemukakan bahwa dalam teorinya yang banyak dipengaruhi oleh ieori psikologi lapangan dari K. Lewin (Sarwono, 1991a), sektor-sektor dalam lapangan kesadaran dinamakan- nya elemen-elemen kognisi. Elemen-elemen kognisi itu saling berhubungan yang terdiri atas tiga jenis hubungan, yaitu hubungan yang tidak relevan, hubungan yang konsonan, dan hubungan yang disonan.

PSIKOLOGI SOSIAL MENURUT SHERIF & MUZFER

Psikologi Sosial adalah ilmu pengalaman dalam kaitannya dengan, Stimulus sosial atau rangsang sosial yang dimaksud di sini bukan hanya orang-orang lain yang mengadakan interaksi sosial dengan si pelaku, melainkan dapat berupa benda-benda dan halhal lain yang bernilai sosial dan mempengaruhi perilaku orang secara sosial pula. Misalnya, sebuah mesjid, walaupun hanya berupa bangunan biasa, mempunyai nilai

ARTI MANUSIA SEBAGAI ILMUWAN

Pandangan lain berpenda’pat bahwa manusia cenderung ingin mengerti lingkungan fisik dan sosialnya. Selain itu, ia ingin mengontrol lingkungannya. Jadi, manusia cenderung berpikir sebabakibat dan cenderung menggolong-golongkan segala sesuatu (baikburuk, benar-salah, dan sebagainya) sebagaimana layaknya setiap ilmuwan. Pandangan bahwa manusia itu bagaikan ilmuwan dikemukakan, antara lain oleh aliran Pengaruh Lewin pada aliran psikologi kognitif adalah bahwa

PSIKOLOGI SOSIAL MENURUT MCDAVID & HARARI

Fokus dari definisi ini bukan hanya pada perilaku individu, melainkan juga pada pengalamannya. Dengan demikian, pengaruh masa lampau secara nyata ikut diperhitungkan dalam definisi ini. McDavid & Harari merasa tidak cukup dengan sekadar menyebutkan stimulus rangsang sosial. Mereka lebih suka menyebutkan secara khusus hal-hal apa saja yang dapat berkaitan dengan pengalaman dan perilaku individu tersebut,

PSIKOLOGI SOSIAL MENURUT BARON & BYRNE

Mungkin definisi ini termasuk yang paling maju, sebab tidak hfinya mempelajari perilaku, tetapi juga mencari pengertian dan sebab-sebab dari perilaku itu. Bahkan, bukan hanya perilaku yang kasat mata saja yang dipelajari, melainkan juga pikiranpikiran (pandangan, sikap, pendapat, dan sebagainya) yang tidak kasat mata. Dengan sendirinya, ruang lingkup psikologi sosial menjadi lebih luas dalam definisi ini

MANUSIA SEBAGAI SALAH SATU UNSUR DALAM LINGKUNGAN FISIKA

Beberapa teoretikus mulai tidak tertarik pada sumber motivasi, tetapi lebih berminat untuk mempelajari perwujudan motivasi itu dalam bentuk perilaku fisik. Gejala ini terjadi akibat pengaruh dari ahli fisika Galileo dan Newton terhadap Thomas Hobbes. Menurut pandangan ini, setiap gerak tubuh manusia merupakan refleksi dari operasi gabungan berbagai daya yang ada di lapangan. Jadi, analog dengan

CARA TEORI BELAJAR SOSIAL

1. Proses belajar operant Seorang pengikut Watson, B.F. Skinner (1953) sependapat dengan Watson bahwa perilaku manusia selalu dikendalikan oleh faktor luar (faktor lingkungan, rangsang atau Ia mengatakan bahwa dengan memberikan ganjaran positif (positive reinforcement), suatu perilaku akan ditumbuhkan dan dikembangkan, sedangkan jika diberikan ganjaran negatif (negative reinforcement), suatu perilaku akan dihambat. Anak yang buang air

PSIKOLOGI SOSIAL MENURUT JONES & GERRARD

Jika dalam definisi-definisi di atas selalu disebutkan tentang interaksi sosial (antarpribadi), dalam definisi ini yang diutamakan adalah perilaku individualnya. Walaupun secara umum psikologi sosial selalu mendasarkan diri pada perilaku individual sebagai unit analisis utamanya, pengaruh ilmu-ilmu lain (khususnya sosiologi) menyebabkan pergeseran penekanan pada aspek interaksi. Sementara itu, Jones & Gerrard yang berpatokan kepada psxikologi umum

MAKNA TEORI KOGNITIF

Teori-teori yang sudah diuraikan di atas tergolong teori-teori determinisme (to determineberarti menentukan). Artinya, keadaan diri seseoranglah (karena naluri, bakat, sifat atau gen) yang akan menentukan perilaku sosial seseorang. Jenis teori ini tampak pada golongan teori Psikonalisis dan Bio-sosial. Jenis determinisme kedua adalah bahwa keadaan lingkunganlah yang menentukan perilaku sosial seseorang. Seperti yang dinyatakan oleh kaum

METODE PENELITIAN PSIKOLOGI SOSIAL

Penelitian dalam psikologi sosial menggunakan metode-metode yang tidak jauhberbeda dari yang digunakan dalam psikologi umum atau cabang Psikologi lainnya. Intinya adalah untuk menggali faktorfaktor psikologik (motivasi, sikap, pendapat, minat, kepribadian, dan sebagainya) yang mendasari suatu perilaku sosial, sehingga perilaku itu bisa dijelaskari, dianalisis, dan dimengerti, kemudian dipelajari lebih lanjut, dan dibuatkan suatu teori atau dimanfaatkan
Page 4 of 28:« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 » Last »