Psikologi

Advertisement

ATRIBUSI TERHADAP ORANG LAIN

Prinsip-prinsip teoritis ini biasanya diterapkan pada atribusi tentang mengatribusikan perilaku orang lain. Pertanyaan yang paling pokok adalah sebagai berikut: Bilakah kita menarik kesimpulan bahwa tindakan orang lain mencerminkan pembawaan sejati seperti ciri, sikap, keadaan hati, atau keadaan intern lain misalnya menemukan bahwa berbagai objek jatuh dari tempat tinggi ke tempat rendah, tidak terkecuali apakah objek

BILAKAH ATRIBUSI SEBAB-AKIBAT TERJADI?

Bilakah manusia terlibat dalam proses menanyakan “mengapa?” Meskipun manusia selalu ingin tahu, namun mereka tidak bertanya mengapa kepada sekelilingnya tentang segala sesuatu yang terjadi. Ketika orang bangun di pagi hari, mereka tidak bertanya mengapa matahari terbit, mengapa petinju di layar televisi memakai sarung tangan, atau mengapa bis yang mereka tumpangi masih berhenti keni dati lampu

PENGERTIAN PARABAHASA

Keberagaman berbicara yang berbeda dari kata-kata aktual atau tata-kalimat, memuat banyak arti, yang dinamakan parabahasa. Nada suara, keras lembutnya, irama, naik turunnya suara, serta sikap ragu menyampaikan informasi. Orang tua seringkah tahu apakah bayinya lapar, marah, atau hanya agak marah melalui tangisnya. Anjing menggonggong dengan berbagai cara, dan setiap gonggongan mempunyai arti tersendiri bagi orang

BELAJAR MENGARTIKAN KONTAK MATA SEBAGAI KOMUNIKASI NONVERBAL

Kontak mata merupakan bentuk sangat menarik dari komunikasi nonverbal. Sebagaimana halnya dengan bentuk lain, arti kontak mata sangatlah bervariasi dan tergantung dari konteks. Akan tetapi, hampir dalam segala interaksi sosial, kontak mata selalu menyampaikan informasi. Paling tidak, kontak mata menunjukkan perhatian atau kurangnya perhatian. Film-film Hollywood sering menampilkan pasangan yang saling bertatapan mata untuk menggambarkan cinta,

MEMPELAJARI ISYARAT BAHASA TUBUH

Di tahun-tahun terakhir ini banyak buku populer yang diterbitkan tentang bahasa tubuh. Buku-buku ini menegaskan bahwa Anda dapat mengetahui secara tepat apa yang dipikirkan seseorang atau menginterpretasikan dengan sempurna apa yang mereka perbincangkan hanya melalui pengamatan atas gerakan tubuhnya. Tangan yang terbuka mengartikan undangan, kaki bersilang berarti sikap bertahan, dan selanjutnya. Jelas bahwa isyarat dan

MENGENAL BERBAGAI EKSPRESI DALAM KOMUNIKASI NONVERBAL

Berpikir tentang komunikasi nonverbal, Anda akan sadar bahwa Anda membuat penilaian tentang keadaan emosional pribadi lain berdasarkan sesuatu yang lebih dari ekspresi wajah. Jika berbagai telaah menunjukkan bahwa para pengamat ekspresi wajah tidak akurat seratus persen dalam menangkap emosi melalui ekspresi wajah, maka petunjuk apa lagi yang dapat mereka pergunakan? Jika mereka menggunakan petunjuk yang

MENCOBA MEMBACA APA YANG TERSIRAT DALAM SENYUM GEMBIRA?

Biasanya senyum hampir mencerminkan emosi yang mendasari kebahagiaan atau rasa gembira. Segala sesuatu yang menyenangkan akan membuat orang tersenyum. Senyum juga dapat merupakan tindakan komunikatif – ia sedikit sekali sangkut-pautnya dengan emosi yang mendasari seseorang, tetapi, sebaliknya bahkan merupakan sikap ramah. Kraut dan Johnston (1979) telah mengamati sejumlah besar orang melalui interaksi biasa guna menguji

PENGUNGKAPAN EMOSI SECARA UNIVERSAL

Mengapa orang dapat cukup akurat dalam menilai emosi orang lain? Salah satu sebabnya barangkali karena semua orang menunjukkan ekspresi wajah yang sama untuk mengekspresikan emosi yang didasari hal tertentu. Mungkin kita semua tersenyum jika merasa gembira, mengerutkan dahi jika merasa cemas, dan selanjutnya. Di tahun 1872, berdasar teori evolusinya, Charles Darwin menyatakan bahwa ekspresi wajah

PENGENALAN EMOSI DAN KATEGORI EMOSI

Banyak karya mengenai keakuratan persepsi manusia difokuskan kepada pengenalan emosi, yaitu apakah seseorang merasa senang atau takut, ngeri atau jijik. Prosedur dasarnya ialah menampilkan seorang subjek dengan stimulus yang mewakili orang lain dan minta agar subjek itu mengidentifikasi emosi orang lain tersebut. Pada beberapa telaah, aktor terlatih menggambarkan sejumlah emosi berbeda, dan ekspresi wajahnya dipotret.

CARA MENGETAHUI KEAKURATAN PENILAIAN

Seakurat apa biasanya orang “menangkap” persepsi manusia tidak dapat sangat aku-orang lain? Salah satu implikasi. Sebaliknya, orang harus akurat secara prasangka kognitif dan evaluatif ini ialah wajar agar masyarakat dapat berfungsi secara lancar. Setidak-tidaknya, kita berinteraksi dengan orang lain beratus kali setiap harinya, dan interaksi ini biasanya membutuhkan penilaian yang cukup akurat dari orang lain.

MENGHINDARI PENGARUH NEGATIVITAS

Pengecualian lain bagi prinsip menyamaratakan adalah bahwa orang menimbang informasi negatif lebih berat daripada informasi, positif untuk mencapai kesan menyeluruh. Artinya, ciri negatif – lebih berpengaruh atas kesan dibanding ciri positifnya, meski keadaan lainnya sama (Fis- ke, 1980). Hal ini dinamakan Pengaruh Negativitas. Menurut teori tersebut, kesan positif lebih mudah berubah daripada kesan negatif (Hodges,

MENGENAL CIRI PUSAT SUBJEK GAMBARAN SESEORANG

Perbedaan potensial kedua ialah mengenai berarti atau tidaknya ciri tertentu pada seseorang lebih banyak ketimbang pada orang lain. Pendekatan penyamarataan hanya mengasumsi bahwa semua ciri dimasukkan ke dalam proses meskipun nilainya tidak ada. Pendekatan kognitif-perseptual mengasumsi bahwa beberapa yang melekat itu lebih-berarti , dari. ciri – lainnya. Contohnya, pasangan ciri “hangat-dingin” nampaknya diasosiasikan dengan sejumlah
Page 23 of 28:« First « 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 »