Ilmu Alam

Advertisement

PENGERTIAN KAIDAH-KAIDAH MENDEL

KAIDAH-KAIDAH MENDEL, Manusia tertarik oleh kebakaan sejak awal sejarah yang terekam dan telah diketahui bahwa sejak 6000 tahun yang silam manusia telah merekam silsilah kuda. Walaupun begitu, sampai kira-kira 120 tahun yang lalu, segala usaha untuk menjelaskan hasil rekaman silsilah itu selalu gagal, sebab peneliti-peneliti itu memusatkan perhatiannya pada terlalu banyak sifat pada suatu saat dan

PENGERTIAN PENGGEMBALAAN TERNAK

Penggembalaan Ternak, Modifikasi vegetasi sebagai akibat penggembalaan ternak merupakan efek yang secara tidak langsung disebabkan oleh kegiatan manusia. Di padang penggembalaan tumbuhan tertentu berkembang dengan baik karena kurangnya kompetisi dengan tumbuhan lain yang menjadi lemah atau mati karena penggembalaan. Menurut intensitas dan frekuensinya, penggembalaan dapat menyebabkan berbagai perubahan dengan derajat yang beranekaragam, mulai dari penggantian suatu

PENGERTIAN SERI-FORMASI PEGUNUNGAN

Seri-formasi Pegunungan, Bila kita mendaki sebuah gunung tinggi di daerah tropika, maka sederetan mintakat-mintakat vegetasi yang tidak terda-pat di lahan pamah tropika akan dilalui. Berbagai tipe vegetasi lahan pamah tropika benar dapat mencapai pegunungan, tetapi bila keperluan habitatnya terpenuhi. Perubahan-perubahan vegetasi yang sejalan dengan pertambahan ketinggian dari permukaan laut sering kali dapat dibandingkan dengan urutan jalur-jalur

PENGERTIAN KODE GENETIKA

KODE GENETIKA, Informasi tentang struktur DNA yang dikemukakan dalam awal bab ini memperagakan bagaimana DNA dapat menggan-dakan dirinya, tetapi tidak menjelaskan bagaimana molekul DNA diberi kode informasi genetika yang menentukan sifat kebakaan suatu organisme. Komponen dasar semua organis-me adalah protein, dan tiga kelompok utama dapat dikenal: (1) enzim, atau protein katalisis, yang turut serta dalam hampir

PENGERTIAN PEWARISAN MONOHIBRID

Pewarisan Monohibrid, Koleus belang (Coleus blumei), suatu tanaman kebun yang umum, cocok dengan persyaratan suatu organisme yang dapat digunakan untuk percobaan genetika dan dapat dipakai untuk mempertunjukkan bentuk-bentuk yang khas suatu silangan dengan hanya satu sifat yang diamati. Silangan yang demikian itu disebut silangan monohibrid. Sifat C. blumei yang diamati ialah torehan tepi daun. Beberapa tanaman

PENGERTIAN PERUBAHAN SIKLIK

PERUBAHAN SIKLIK, Bahkan dalam komunitas yang tampaknya relatif stabil dan permanen, misalnya hutan, terdapat unsur perubahan yang sinambung. Misalnya saja, dari waktu ke waktu dalam suatu hutan sebatang pohon tua mati dan meninggalkan rumpang (celah) dalam kanopi (atap) hutan. Intensitas cahaya yang meningkat yang mencapai bagian dalam hutan merangsang pertumbuhan luar biasa vegetasi di bawah kanopi

STRATIFIKASI, SUSUNAN JENIS-JENIS SECARA VERTIKAL

Stratifikasi, Susunan Jenis-jenis Secara Vertikal, Ukuran kelimpahan tersebut di atas bergantung kepada en y eb a r an horizontal tumbuhan, tetapi setiap komunitas :umbuhan yang stabil mempunyai juga susunan vertikal atau stratifikasi jenis-jenis. Ini dapat dilukiskan dengan melihat struktur umum hutan hujan tropika. Pada pandangan pertama suatu hutan hujan tropika mungkin tampak seperti vegetasi Yang semerawut

PENGERTIAN BIGNONIACEAE

Bignoniaceae, Bunga Bignoniaceae tersusun atas pola dasar tetrasiklik seperti dua suku sebelumnya, tetapi berbeda dalam 2 hal: (1) makotanya lebih maju yang mengarah ke zigomorfi; dan (2) benang sari posteriornya tereduksi menjadi benang sari semu, atau hilang sama sekali, sehingga pusaran benang sarinya tereduksi menjadi hanya 4 lembar yan fungsional. Karena itu, rumus bunganya menjadi K(5)C(5)A4G(2).

SUKU-SUKU MONOKOTIL TERPILIH

Suku-suku Monokotil Terpilih, SEPERTI halnya Dikotil yang tidak dapat dibedakan hanya dengan satu sifat, maka untuk pengenalan Monokotil pun tidak selalu cukup dengan kehadiran keping biji tunggal tersebut. Sifat ini selalu harus dikaitkan dengan sifat-sifat lain, termasuk: Batang yang memiliki ikatan pembuluh yang tertutup dan menyebar. Daun yang berseling, dengan urat yang khas sejajar. Jumlah bagian

PENGERTIAN SUKU-SUKU EPIGIN RUBIACEAE

SUKU-SUKU EPIGIN Rubiaceae, Kedudukan Rubiaceae ( 10.4) pada Metachlamydeae yang epigin sebanding dengan kedudukan Apocynaceae pada Metachlamydeae yang hipogin. Kedua suku ini memiliki jumlah bagian bunga yang sama pada setiap pusarannya, karenanya sesuai dengan pola dasar pokok yang sama, yaitu Satu-satunya perbedaan utama pada bunganya ialah bahwa Rubiaceae adalah epigin. Pertelaan Suku Terna, perdu atau potion.

PENGERTIAN KELOMPOK-COROLLIFERAE

KELOMPOK-COROLLIFERAE, Suku-suku yang paling primitif dalam Monokotil memiliki daun kelopak dan daun makota yang nyata, tetapi dalam perjalanan evolusinya kedua pusaran bagian bunga ini menjadi petaloid dan menjadi kelihatan sama. Suku-suku yang memiliki perhiasan bunga yang petaloid seperti itu dimasukkan ke dalam kelompok Corolliferae, yang diawali dengan Liliaceae dan berakhir dengan Orchidaceae. Liliaceae Liliaceae ( 11.1)

PENGERTIAN KONSEP KOMUNITAS TUMBUHAN

KONSEP KOMUNITAS TUMBUHAN, Tumbuhan telah diuraikan menu-rut struktur dan proses-proses yang memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang biak. Tetapi survei tentang kehi-dupan tumbuhan tidak lengkap bila hanya segi-segi tersebut yang ditinjau, sebab dalam kondisi alami tumbuh-tumbuhan (dan hewan) hidup bersama-sama dalam berbagai komunitas. Bila semua tumbuhan di sebuah pulau di samudra diangkat dan Anda ditugasi untuk menanamnya
Page 4 of 68:« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 » Last »