Advertisement

CARA MEMPERSIAPKAN PIDATO YANG BAIK. Dalam proses pidato untuk menuturkan satu inspirasi atau ide, seorang bisa memakai alat pembantu gambar serta lembar peragaan yang lain, Namun alat utama yang menyebabkan jalinan pada orang yang berpidato dengan pendengar yaitu bicara. Dalam hal semacam ini pembicara bukan hanya saja menginginkan penguasaan unsur kebahasaan yang baik, namun juga menginginkan penguasaan unsur nonkebahasaan, umpamanya : keberanian, ketenangan, kesanggupan mengadakan reaksi yang cepat serta pas, kesanggupan mengemukakan inspirasi atau ide dengan cara lancar serta teratur, serta kesanggupan menunjukkan sikap serta gerak-gerik yg tidak canggung.

Untuk mempunyai kekuatan berpidato yang baik dibutuhkan persiapan yang sebaik-baiknya serta latihan dengan cara teratur. Untuk orang yang telah umum berpidato dihadapan massa, menyiapkan pidato serta lakukan latihan barangkali tak dibutuhkan lagi, tetapi untuk seorang yang baru atau belum sempat bicara di depan umum, hal semacam itu benar-benar dibutuhkan. Seorang berpidato bermakna berikan info atau mengemukakan satu pengetahuan pada orang banyak. Penyampaian info atau pengetahuan itu selayaknyalah disiapkan lebih dahulu dengan sebaik-baiknya supaya uraiannya bisa lebih teratur, bahasanya lebih terang, serta bisa dipikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bakal timbul dalam proses pidato, dan bagaimana usaha yang bisa dikerjakan untuk mengatasinya.

Advertisement

Menurut Dr. Gorys Keraf ada tujuh langkah yang butuh di perhatikan dalam menyiapkan pidato yang baik, yakni :

1. Memastikan tema serta maksud ;

2. Mengkaji pendengar serta kondisi ;

3. Menentukan serta menyempitkan tema ;

4. Menghimpun bahan ;

5. Bikin kerangka uraian ;

6. Menguraikan dengan cara mendetail ;

7. Melatih dengan nada nyaring.

Ketujuh cara barusan bisa diringkas jadi tiga langkah yang terus, yakni : mempelajari persoalan (1, 2, serta 3), membuat uraian (4, 5, serta 6), serta mengadakan latihan (7).

Advertisement