CARA BETERNAK KAMBING

adsense-fallback

CARA BETERNAK KAMBING – Suatu jenis binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing liar jantan maupun betina bertanduk sepasang, namun tanduk pada yang jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai jenggot, dahi cembung, ekor tegak ke atas, dan keba­nyakan berbulu lurus dan kasar. Panjang tubuh kam­bing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3—1,4 meter; sedangkan ekornya 12—15 sentimeter. Tinggi gum- banya 60—85 sentimeter. Bobot yang betina 50—55 kilogram, dan yang jantan 75—120 kilogram.

adsense-fallback

Kambing liar tersebar dari Spanyol ke arah timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mo­ngolia dan Siberia. Habitat yang disukainya daerah pegunungan yang berbatu-batu.

Kambing sudah dibudidayakan manusia kira-kira 8.000—9.000 tahun yang lalu. Di alam aslinya, kam­bing hidup berkelompok 5—20 ekor. Dalam pengem­baraannya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin kambing betina paling tua. Kambing jantan berfungsi sebagai penjaga keamanan rombongan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya rumput-rumputan dan de­daunan.

Kambing berkembang biak dengan melahirkan 2— 3 ekor, setelah bunting 150—154 hari. Dewasa kela­minnya dicapai pada umur 4 bulan. Setahun kambing dapat beranak dua kali.

Kambing Kacang adalah kambing yang pertama kali ada di Indonesia. Badannya kecil. Tinggi gumba pada yang jantan 60—65 sentimeter dan yang betina 56 sentimeter. Bobot yang jantan 25 kilogram, sedangkan yang betina 20 kilogram. Telinganya te­gak. Rambutnya lurus pendek. Baik jantan maupun betina mempunyai sepasang tanduk pendek.

Kambing Etawa didatangkan dari India. Kambing ini disebut juga kambing jamnapari. Badannya besar, tinggi gumba yang jantan 90—127 sentimeter dan yang betina 76—92 sentimeter. Bobot yang jantan 68—91 kilogram, dan yang betina 36—63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya^embung. Baik jantan maupun betina ber­tanduk pendek. Kambing ini penghasil susu sampai 3 liter per hari. Ambingnya besar dan panjang seperti botol.

Kambing Jawarandu adalah kambing hasil persi­langan kambing etawa dan kambing kacang. Kam­bing ini mempunyai ciri separo mirip kambing etawa dan separo mirip kambing kacang. Produksi susunya 1,5 liter per hari.

Kambing Saenen berasal dari Saenen, Swis. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak bertanduk. Warna bulunya putih atau krem pucat. Hidung, teli­nga, dan ambingnya belang hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya sedang dan tegak. Kambing ini merupakan kambing penghasil susu.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback