CARA BERMAIN TENIS MEJA

adsense-fallback

Salah satu cabang olahraga atau permainan yang cukup digemari di dunia, di samping sepak bola, tenis, dan lainnya. Olahraga tenis meja yang berasal dari Eropa ini mulai populer di inggris pada pertengahan abad ke-19. Ketika itu, tenis dikenal sebagai permainan dengan nama “pingpong”, “gossi- ma”, dan “whiff whaff’, termasuk permainan hiburan setelah makan malam. Karena itu, pada jaman awal diperkenalkannya tenis meja itu, para penggemar tenis meja bermain dengan busana malam yang meriah. Olahraga ini mempunyai wadah resmi untuk tingkat internasional yang didirikan pada tanggal 15 Januari 1926, atas prakarsa Dr. George Lehman dari Jerman.

adsense-fallback

Tenis meja sebenarnya merupakan kombinasi permainan atau olahraga tenis kuno, tenis lapangan, dan badminton atau bulu tangkis. Olahraga ini bisa dimainkan oleh dua orang bisa juga empat orang, dengan peraturan tersendiri.

Sebagai salah satu cabang olahraga prestasi, tenis meja cukup populer di Indonesia dan juga terkenal di tingkat internasional. Meskipun demikian, tenis meja baru dimasukkan sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade pada tahun 1988 di Seoul, Korea Selatan.

Perlengkapan. Perlengkapan yang diperlukan dalam tenis meja ini terdiri atas sebuah meja kayu, sebuah jaring dengan tiang-tiang penyangganya, bola tenis meja, dan raket yang lazim disebut bat.

Meja yang digunakan untuk pertandingan nasional/ internasional berukuran panjang 274 sentimeter, lebar 152,5 sentimeter, dan tinggi dari lantai 76 sentimeter. Di sekeliling tepi meja, ada garis selebar 2 sentimeter dan untuk permainan ganda ada garis tengah selebar 3 milimeter. Garis-garis pada tepi meja yang panjangnya 274 sentimeter dinamakan garis tepi dan garis-garis pada ujung meja yang panjangnya 152,5 sentimeter dinamakan garis ujung.

Bola yang digunakan dalam permainan ini adalah bola berwarna putih atau kuning, berdiameter 38 sentimeter dengan berat 2,5 miligram.

Di tengah-tengah meja terbentang tegak lurus jaring atau net yang panjangnya 183 sentimeter dan tingginya dari permukaan meja 15,25 sentimeter. Jaring tersebut dikaitkan pada tiang jaring yang menonjol keluar meja sepanjang 15,25 sentimeter.

Perlengkapan yang lain adalah raket kayu yang ukuran serta beratnya tidak ditentukan. Ketentuan mengenai raket ini hanya diberlakukan khusus bagi karet berbintik yang menutupi kedua sisi permukaan raket. Karet yang dimaksud disyaratkan tebalnya maksim m 2 milimeter.

Dalam pertandingan pemain diharuskan memakai baju kaus lengan pendek, celana pendek atau rok pendek, kaus kaki dan sepatu. Baju, celana atau skirt tersebut harus berwarna polos, tidak putih, tetapi sebagian atau keseluruhan leher baju (kraag), lengan baju serta samping sepanjang lipatan/jahitan baju, boleh berwarna lain, asal tidak putih.

Cara Bermain. Untuk memainkan permainan atau olahraga tenis meja diberlakukan peraturan-peraturan tertentu. Garis besar permainan tenis meja adalah me-mukul bola ke arah lawan terus-menerus saling silang hingga bola mati. Pihak yang menang adalah pihak yang lebih dahulu mencapai angka 21.

Pukulan pertama (service) menuntut persyaratan sikap tertentu bagi pelakunya. Service dilakukan dengan cara bola diletakkan di atas telapak tangan dengan keempat jari rapat. Bola dilemparkan lurus ke atas dan dipukul dengan raket yang dipegang oleh tangan yang lain. Bola yang dipukul dalam pukulan pembuka harus terlebih dahulu menyentuh bagian meja yang menjadi bidang permainan sendiri (bidang Permainan server), melenting melampaui jaring untuk Ptuh di bagian meja yang menjadi bidang permainan ‘<wan atau penerima bola. Dalam memukul bola yang ^kan sebagai pukulan pembuka, bola harus langsung ^lewati jaring untuk jatuh di bidang permainan la- Wan (tidak boleh terlebih dahulu menyentuh bidang Permainan sendiri), dan seterusnya. Bila bola tidak jatuh ke bidang permainan Jawan, maka lawannya akan memperoleh satu angka.

Dalam permainan ganda, pembuka bola {server) akan melakukan service dan diterima oleh penerima bola (receiver) yang mengembalikan bola ke bidang permainan server. Bola kembalian ini akan diterima oleh pasangan dari pemain yang melakukan service. Bola yang dikembalikan ini harus diterima oleh pasangan receiver, dan seterusnya. Mereka memukul atau menerima bola secara bergiliran, tanpa boleh ada seorang pemain yang memukul atau menerima dua kali berturut-turut.

Pergantian service dilakukan setelah seorang pemain melakukan lima kali service berturut-turut, kecuali pada deuce – angka 20 – 20 dan expedite system (sistem mempercepat waktu). Dalam keadaan deuce atau expedite system, service dilakukan bergantian satu per satu.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback