Advertisement

Berbagai Sintem, Yang sama pada komposisi dan derivasi, pertama adalah satuan semantis dari gabungan itu yang ditandai oleh kenyataan bahwa ma­sing-masing biasanya merupakan pilihan yang khas. Namun, ciri itu terlalu sulit untuk diamati walau dengan introspeksi sekali pun, untuk dapat dijadikan patokan dalam mengenali gabungan-gabungan itu dan mempertentangkannya dengan sintagma yang sebenarnya (avec les valises ‘dengan kopor-kopornya’, donne-r-i-ons ‘modus kondisional dari donner (memberi)’ yang merupakan basil sejumlah pilihan. Satu­satunya ciri yang perlu kita ingat adalah bahwa gabungan tadi ber­perilaku, di dalam hubungannya dengan unsur-unsur lain di dalam ujaran, persis sama dengan monem yang muncul dalam konteks yang sama, yang berakibat, misalnya, gabungan itu dapat disertai oleh modalitas yang sama, dan modalitas itu tidak mungkin berhubungan dengan salah satu di antara unsur-unsur yang membentuk kata maje­muk atau bentuk turunan. Misalnya, jalan raya yang baru saja selesai dibangun tidak dapat disebut jalan baru raya, tetapi jalan raya yang lebih baru daripada yang lain.

Komposisi, apakah yang diturunkan oleh pembekuan atau tidak, disebut sintem. Monem yang merupakan komponen di dalam sintem itu disebut conjoint yang dipertentangkan dengan monem bebas di dalam sintagma. Misalnya, segmen entreposions ‘menyisipkan’ me­rupakan sintagma yang dibentuk dari sintem /atRapoz-/ (yang diben­tuk dari monem-monem conjoint /atR-/ dan /-poz-/) dan monem­monem bebas, pemarkah kala imparfait /-i-/ dan “orang pertama jamak” /-o/. Tampak bahwa sifat bebas kedua monem terakhir itu ti­dak terlihat di dalam grafi, namun tetap merupakan pilihan yang berbeda sifatnya dengan pilihan khas yang diperlukan untuk mem­peroleh /atRapoz-/.

Advertisement

Jangan dikira bahwa sebuah sintem akan rusak apabila sebuah unsur asing, modalitas, atau determinator disisipkan di antara kedua monem yang conjoint: status sintem orang besar tidak terpengaruh oleh penyisipan pemarkah jamak seperti orang-orang besar; dalam bahasa Perancis a l’air ‘nampaknya’ dalam kalimat elle a l’air gentille ‘dia nampaknya ramah’, tetap memiliki identitasnya dalam avait l’air (kala imparfait), aura l’air (kala mendatang). Di sini kita berhadapan dengan sebuah sintem berpenanda terbagi, seperti juga monem jamak berpenanda terbagi di dalam les animaux paissent ‘binatang­binatang makan’ (4.5.). Sintem ministre du commerce ‘menteri per­dagangan’ tidak rusak karena sisipan italien di dalam le ministre italien du commerce ‘menteri perdagangan Italia’.

Advertisement