Advertisement

Berbagai Fungsi Tekanan, Fungsi nada pada dasarnya distingtif: sebuah nada ada jika ber­oposisi dengan paling sedikit satu nada lain; itu sebabnya suatu baha­sa memiliki nada-nada, dan tidak pernah satu nada. Fungsi tekanan pada dasarnya kontrastif, artinya tekanan bertugas memisahkan kata atau satuan yang ditandainya dari satuan-satuan lain yang bertipe sama, yang tampil dalam ujaran yang sama. Sebuah bahasa memiliki satu tekanan dan tidak pernah beberapa tekanan. Apabila di dalam bahasa tertentu, tekanan selalu berada di suku kata pertama atau di suku kata terakhir dari kata, pemisahan itu sempurna karena dengan demikian kata itu benar-benar dibedakan dari kata yang men­dahuluinya maupun yang mengikutinya. Jika suatu bahasa memiliki tekanan yang tempatnya tidak tetap, dan harus dihafalkan bagi se­tiap kata dan tidak memarkah akhir atau awal satuan bertekanan, tekanan mempunyai fungsi kulminatif: tugasnya menandai kehadiran sejumlah lafal penting di dalam ujaran, sehingga memudahkan peng­uraian amanat. Apakah tempatnya tetap atau tidak, tekanan yang mengubah penonjolan yang berturut-turut, dapat menjelaskan amanat itu. Apabila tempat tekanan tidak tetap, artinya urutan fonem yang menandai satuan tidak memungkinkan untuk menetap­kan suku kata yang harus ditekan, seperti halnya bahasa Spanyol di mana urutan fonem /termino/ tidak memungkinkan untuk melihat apakah itu termitic, ‘batas waktu’, termino /termino/ ‘saya menyele­saikan’ atau termino ‘ia telah selesai’, orang cenderung menganggap tekanan berfungsi distingtif. Hal itu hanya dapat diterima jika kita dapat menemukan pada sebuah kata Spanyol /termino/ yang ketiga suku katanya sekaligus mendapat tekanan, satu kata lagi di mana tak satu suku kata pun bertekanan, dan kata ketiga di mana /ter-/ dan -mi-/ bertekanan, sedangkan /-no/ tidak, dst. Yang berfungsi distingtif adalah tempat tekanan itu. Peranan pembeda dari tekanan itu pada umumnya bersifat sementara, namun cukup penting, seperti yang tampak dalam bahasa Inggris misalnya, di mana banyak sekali pasangan kata benda dan kata kerja yang homonim, seperti an in­crease, to increase, atau hampir homonim seperti a permit, to permit, dibedakan terutama oleh tekanan pada awal kata benda dan pada akhir kata kerja. Meskipun demikian kita tidak boleh lupa bahwa fungsi dasar yang sama bagi semua tekanan dalam segala bahasa yang menggunakannya adalah kontrastif dan tidak opositif.

 

Advertisement

Advertisement