Advertisement

Bekerja dengan Konteks yang Terbatas, Jika kita mengikuti kata demi kata apa yang telah dijelaskan di atas mengenai kondisi yang memungkinkan identifikasi berbagai segmen minimum sebagai realisasi dari satu fonem yang sama, kita akan segera terbentur pada kesulitan yang tak terselesaikan, karena nyatanya di dalam semua bahasa, hanya ada sekelompok kecil kombi­nasi fonematis yang benar-benar menguntungkan pembentukan kata atau monem. Kalau kita hitung seluruh konteks secara terinci, di mana terdapat /p/ dari pudi, hanya ada tiga fonem lain yang dapat hadir dalam konteks yang sama, yaitu /b/ dalam budi, /s/ dalam sudi, dan /j/ dalam judi. Dalam bahasa Perancis, konteks -uche hanya mungkin ditempati oleh /r/ dalam ruche, ‘sarang lebah’, /b/ dalam buche ‘kayu bakar’, dan /z/ dalam juche ‘bertengger’. Meski­pun demikian, jika kita ragu menggunakan lingkungan fonis yang agak berbeda dan tidak mengganggu kondisi pemunculan bunyi­bunyi di depan -uche, dapat ditambahkan fonem-fonem lain pada daftar itu: misalnya /1/ dan /n/ yang terdapat dalam peluche ‘kain bulu’ dan grenuche. Segera tampak bahwa dalam bahasa Perancis, semua yang dapat muncul di depan -u, dapat muncul di depan -uche. Terlebih lagi, ternyata jenis vokal tidak menimbulkan keeksklusifan dalam pemilihan konsonan yang mendahuluinya, hal itu ternyata sangat menyederhanakan tugas kita. Namun, tidak semua bahasa memiliki keadaan itu, yang dapat menimbulkan masalah-masalah yang akan kami bahas di bawah ini.

Advertisement
Advertisement