Advertisement

Variasi Adat Bahasa, Bahasa, seperti kita ketahui, tidak perlu identik bentuknya di se­tiap daerah di mana orang menggunakannya. Perbedaannya dapat menimbulkan masalah di dalam berkomunikasi. Dalam hal itu, di­katakan bahwa bahasa mengenal sejumlah dialek, dan deskripsi apa pun harus menegaskan dialek apa yang ditelaahnya. Namun, mung­kin pula terdapat divergens’i yang lebih dangkal sifatnya, yang tidak mempengaruhi kesalingpengertian, yaitu perbedaan yang ditemui, misalnya antara bahasa Perancis Toulouse dan bahasa Perancis Paris: Orang Perancis Selatan kebanyakan tidak membedakan piqu [pikel ‘menyengat (participe pass&’ dan piquait [pike] ‘menyengat (imparfait)’ Di sini ahli linguistik yang mendeskripsikan bahasa Perancis mutakhir juga harus memilih: ia dapat mengabaikan adat bahasa meridional di dalam deskripsinya, atau menyatakan bahwa perbeda­an antara /-U dan tidak menyeluruh sifatnya. Tidak ada satu masyarakat bahasa pun, yang agak luas, yang secara bahasa bersifat homogen. Namun, bagi pembuat deskripsi, sekali ia membatasi ruang lingkup yang sesuai dengan keinginannya, ia harus menampil­kan perbedaan yang didapatinya sebagai variasi dari adat bahasa yang sama, dan bukan fakta dari dua adat bahasa yang berbeda.

 

Advertisement

Advertisement