ARTI – DEFINISI – PENGERTIAN VAKUOLA SENTRAL

40 views

Vakuola Sentral, Rongga besar di bagian dalam sebuah sel semula disebut vakuola karena dikira kosong. Padahal rongga ini berisi cairan vakuola, suatu larutan cair berbagai bahan organik dan anorganik yang kebanyakan merupakan bahan cadangan makanan atau hasil sampingan metabolisme, jadi kebanyakan merupakan bahan ergastik. Vakuola ini umumnya tidak berwarna, tetapi mungkin berpigmen karena adanya pigmen terlarut berwarna kebiru-biruan atau kemerah-merahan yang termasuk zat kimia kelompok antosianin.

Lepas dari julukan hanya sebagai “tangki” bagi bahan simpanan atau ekskresi, maka vakuola antarsel dapat dianggap sebagai jawaban di pihak individu sel tumbuhan bagi masalah nisbah permukaan/volume. Kehadiran vakuola menjadikan sitoplasma terdorong ke pinggiran sel, sehingga protoplas dekat dengan permukaan. Karena itu pertukaran bahan antara sebuah sel dengan sekelilingnya menjadi lebih efisien. Sebuah sel bervakuola dapat mencapai ukuran lebih besar daripada sel tanpa vakuola. Vakuola sentral juga mempunyai fungsi rangka yang penting karena biasanya volume cairan yang dikandung-nya cukup besar untuk dapat menyebabkan dinding sel bagian luar agak meregang. Tekanan ke arah dalam pada cairan vakuola yang disebabkan oleh dinding sel yang meregang tadi menimbulkan ketegaran pada dinding sel, dan karena itu juga pada sel secara keseluruhan. Keadaan demikian dapat dibandingkan dengan ketegaran bola sepak yang menggembung, tetapi di sini kulit selubungnya (yang dengan sendirinya tipis dan tahan pemuaian) dipertahankan tegar dengan memberikan ketahanan terhadap udara yang dimampatkan dan bukan terhadap air di bawah tekanan. Pada tumbuhan herba kecil, ketegaran sel-sel individu sebagian besar bertanggung jawab atas ketegaran tumbuhan secara keseluruh-an. Jika penghilangan air dari vakuola lebih cepat daripada penggantinya, tumbuhan akan melayu, daunnya berguguran, dan batangnya merunduk. Jika pelayuan itu tidak terlalu hebat atau lama, maka tumbuhan akan pulih kembali jika vakuola kembali “menggembung” sebagai akibat penyerapan air oleh akar terjadi lebih cepat daripada hilangnya air dari bagian-bagian lain tumbuhan itu. Hubungan antara ketegaran dan pengadaan air sering diperlihatkan oleh semai-semai yang layu pada siang hari yang panas dan kering, dan tegar kembali pada malam hari yang lebih sejuk.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *