Advertisement

Struktur selaput, Struktur selaput sudah lama diperdebatkan karena sulit untuk membayangkan sebuah perrnukaan yang secara berbeda-beda bersifat tembus cairan (permeabel) dan sekaligus hanya dapat dilewati satu arah oleh bahan-bahan tertentu, suatu sifat yang lazim dimiliki oleh selaput biologis. Meskipun beberapa macam “saringan” telah dikemukakan sebagai model molekul selaput sel, tampaknya banyak sifat selaput lebih berasal dari sifat dasar kimianya daripada sifat porositas fisiknya. Sebagai contoh, telah diketahui sejak pergantian abad ini bahwa beberapa selaput lebih tembus cairan terhadap bahan-bahan yang cepat terlarut dalam lipid daripada terhadap bahan-bahan yang lebih mudah terlarut dalam air. Berdasarkan fakta yang ada pada masa itu, Danielli pada tahun 1938 mengajukan sebuah model sandwich dengan susunan selapis lipid bagian dalam yang menerus setebal dua molekul, terselip di antara selapis protein pada setiap sisinya.

Selaput merupakan lapisan sangat tipis, kira-kira 6-10 nm tebalnya (1 nm = 10-9 m), dan strukturnya hanya dapat dilihat dengan pertolongan mikroskop elektron. Di bawah mikroskop elektron, selaput tampak mempunyai struktur tiga lapis, lapisan dalam yang tembus elektron (electron-transparent) terikat pada setiap sisi oleh suatu pita gelap yang padat elektron (electron-dense). Bagian tengah yang tembus elektron sebagian besar tersusun dari bahan lemak, dan bagian luar lapisan padat elektron terutama dari protein. selaput yang dihasilkan oleh mikroskop elektron menyajikan fakta langsung yang membenarkan model Danielli yang semula seluruhnya dikemukakan berdasarkan fakta tidak langsung. Pengamatan dengan mikroskop elektron mengenai aneka macam sel telah menunjukkan bahwa penampilan selaput biologis pada dasarnya sama, tidak hanya untuk selaput permukaan semua sel, tetapi juga untuk selaput organelorganel bagian dalam (secara harfiah organel berarti organ kecil). Karena penampilan tetap ini, selaput dengan struktur tiga lapis itu disebut selaput unit . Namun, harus ditekankan bahwa meskipun ada keseragaman dalam penampilan, secara luas selaput ini berbeda dalam fungsi. Hal ini tercermin dalam variasi struktur detil dan susunan kimianya.

Advertisement

 

Advertisement