Advertisement

Struktur Protein Kuarter, Beberapa protein terdiri atas dua molekul atau lebih yang berhubungan secara longgar menjadi sebuah molekul super yang kompleks. Tiap komponen protein memiliki sendiri struktur .primer, sekunder, dan tersiernya, akan tetapi jika bergabung menjadi susunan khusus membentuk suatu ‘protein super’, satuan gabungan ini memiliki sifat struktural dan sifat kimia yang tidak dimiliki oleh masing-masing protein penyusunnya. Istilah struktur kuarter menunjuk pada cara :ersusunnya tiap rantai polipeptida yang saling berkaitan. Struktur kuarter biasanya disatukan oleh gaya Van der Waals vaitu suatu gaya yang lemah dari tarik-menarik atom-atom antara molekul yang bertetangga, atau pada molekul makro seperti protein berupa tarik-menarik antara berbagai bagian dari molekul yang sama), atau disatukan oleh ikatan elektrostatik antara tempat-tempat bermuatan berbeda pada rantai terpisah, bukan oleh tipe ikatan kovalen yang lebih kuat. Contoh suatu protein berstruktur kuarter ialah pigmen darah hemoglobin, dengan empat molekul proteinnya disatukan oleh ikatan elektrostatik dan membentuk sebuah susunan bulat yang cukup stabil (  14.5).

Sebagai ringkasan, keempat tingkatan susunan protein dapat dianalogi dengan sebuah pegas panjang dan lentur yang dibentuk menjadi sebuah simpul. Struktur primer protein dapat disamakan dengan seutas kawat baja memanjang, struktur sekundernya dapat disamakan dengan gulungan pilin kawat itu, dan struktur tersiernya adalah bentuk tiga dimensi simpul itu. Jika ada pegas kedua dijalin dengan pegas pertama, hubungan ruang antara kedua pegas ini mengungkapkan struktur kuarter.

Advertisement

 

Advertisement