Advertisement

Sintagma Predikatif, Mari kita kembali pada amanat yang kita jadikan titik tolak di atas: Hier, il y avait fete au village ‘Kemarin ada pesta di desa’. Ujar­an Perancis yang mengungkapkannya mengandung sebuah monem otonom yaitu hier ‘kemarin’ dan sebuah sintagma otonom au village ‘di desa’. Otonomi kedua unsur itu dijamin oleh makna monem itu sendiri dalam hal yang pertama dan oleh penggunaan sebuah monem fungsional di dalam hal yang kedua. Kedua unsur itu dapat dihilang­kan tanpa merusak kewajaran ujaran tadi: it y avait fete ‘ada pesta’. her ‘kemarin’ dan au village ‘di desa’ hanya melengkapi ujaran itu, dan itulah yang dinyatakan orang yang secara tradisional menyebut keduanya peiengkap. Mengingat segmen i/ y avait fete ‘ada pesta’ se­cara mandiri dapat membentuk amanat, bukan menjadi tugasnya untuk menandai hubungannya dengan unsur-unsur tambahan, dan pelengkap teridentifikasi seperti di atas justru karena pelengkap me­rupakan unsur pengalaman yang dinilai perlu untuk menandai hubungannya dengan keseluruhan pengalaman yang akan dikomuni­kasikan. Hubungan inilah, yang pada tataran bahasa disebut fungsi. Sintagma it y avait fete ‘ada pesta’ tidak otonom, melainkan bebas. Itulah yang disebut sebuah sintagma predikatif.

Advertisement
Advertisement