Advertisement

Protoplas, Lapisan protoplasma yang melapisi bagian dalam dinding sel dibedakan menjadi dua daerah utama: (1) nukleus atau inti sel, bentuk silindris. Keadaannya lebih ruwet daripada gambaran tadi, karena mikrofibril-mikrofibril itu dapat diarahkan berbeda-beda dalam berbagai lapisan dinding sel yang sama. Mikrofibril selulosa sangat cocok memainkan peran penting dalam struktur dinding sel karena mereka membentuk suatu lapisan yang tidak hanya secara bebas dapat ditembus air dan bahan-bahan terlarut, tetapi juga sangat kuat (sehelai mikrofibril selulosa hampir sama kuatnya dengan kawat baja dengan lebar sebanding).

Tidak seperti pati (yang juga merupakan polimer glukosa), selulosa tidak bereaksi dalam larutan yodium encer atau beralkohol. Tetapi selulosa akan memberi pewarnaan biru bila dicampur dengan larutan klor-seng-yodium (disebut larutan Schultze) yang terdiri atas yodium dilarutkan dalam larutan encer seng klorida dan kalium yodida.

Advertisement

Meskipun selulosa merupakan unsur pokok semua dinding sel, sifat fisik dan kimia dinding sel yang khusus untuk fungsi tertentu dapat dimodifikasi sebagai akibat pengendapan bahan pengerakan seperti lignin, kutin, dan suberin.

 

Advertisement