Advertisement

Pembentukan Pati, Pada kebanyakan tumbuhan dikotil, juga pada beberapa monokotil, pati mulai terkumpul pada daun segera setelah :erjadi proses fotosintesis yang berjalan cepat. Karena itu dikotil memiliki apa yang disebut daun pati, sedangkan monokotil memiliki daun gula.

Uji pati. Adanya pati di dalam daun lebih mudah dideteksi daripada adanya gula, sehingga jika tumbuhan berdaun pati digunakan sebagai bahan percobaan peragaan pembentukan pati, peragaan itu dapat digunakan sebagai metode yang sesuai untuk menunjukkan pentingnya faktor-faktor seperti karbon dioksida, cahaya, dan klorofil dalam proses fotosintesis. Untuk pengujian pati itu daun dicelupkan ke dalam air mendidih selama satu menit, kemudian dididihkan dalam alkohol 70 persen sampai ke seluruh daun hilang warnanya, dicuci dengan air mengalir lalu dibubuhi yodium cair (yaitu larutan yodium dalam natrium yodida) yang dengan pati akan menimbulkan warna hitam kebiru-biruan. Gelapnya warna yang terjadi memberikan indikasi perkiraan konsentrasi pati yang ada dalam daun. Jika pembentukan, pati digunakan sebagai uji terjadinya fotosintesis, pertama-tama seluruh pati yang telah terbentuk di dalam daun perlu dihilangkan. Jika tidak demikian akan sulit membedakannya hanya dari pewarnaan, antara jumlah pati yang ada sebelum dan sesudah percobaan dilakukan. Pengeluaran pati dari daun dilakukan dengan cara meletakkan daun dalam keadaan gelap total selama 24 sampai 36 jam, selagi daun masih menempel pada batang. Selama waktu itu pati yang telah ada sebelumnya akan dihidrolisis menjadi gula, yang dikeluarkan oleh tindakan gabungan antara respirasi dan translokasi gula dari daun ke bagian lain tumbuhan (lihat di bawah). Tidak adanya pati dalam daun yang telah disimpan dalam keadaan gelap total harus diperiksa dengan menguji salah satu helai daun.

Advertisement

Walaupun pembentukan kanji dalam daun itu dapat digunakan sebagai indeks yang baik mengenai adanya fotosintesis, hendaknya dipahami benar bahwa pembentukan kanji itu merupakan sambungan proses fotosintesis dan bukan bagian integral proses tersebut. Fotosintesis merupakan sintesis kimia yang melibatkan absorpsi energi cahaya dan hanya akan terlaksana jika ada klorofil. Sebaliknya, pembentukan pati dari gula adalah reaksi kondensasi yang dapat berlangsung baik dalam keadaan gelap maupun terang.

Juga tidak bergantung pada adanya klorofil, sebab proses ini dapat dilaksanakan secara bebas oleh leukoplas (plastid tak berwarna) yang terdapat pada sel-sel tidak hijau jaringan penyimpan. Karena itu fungsi kloroplas sebagai pembentuk pati benar-benar terpisah dari fungsi utama kloroplas itu dalam reduksi karbon dioksida karena cahaya. Pembentukan pati yang merupakan langkah lanjutan dan bukan salah sebuah langkah fotosintesis, dengan mudah dapat ditunjukkan dengan cara mengambangkan daun tak berpati di atas larutan glukosa dalam keadaan gelap. Akan terbukti bahwa pembentukan pati akan segera terjadi.

 

Advertisement