Advertisement

Nukleus, Pada sel yang sedang membelah diri, penampilan bentuk nukleus tidak tetap karena inti ini sedang terlibat dalam suatu siklus perubahan sehubungan dengan pembelahannya menjadi dua nukleus anak. Namun, lazimnya nukleus itu dapat segera dikenali sebagai suatu tubuh membulat atau jorong yang terpisahkan dari sisa protoplasma oleh suatu pembungkus nukleus yang tampak jelas. Istilah pembungkus nukleus lebih disukai daripada istilah selaput nukleus yang digunakan sebelumnya, karena di bawah mikroskop elektron, lapisan pembatas itu terlihat terdiri atas dua lapisan selaput. Dalam keadaan hidup, nukleus tampak homogen, kecuali karena adanya satu atau lebih tubuh-tubuh tebal kecil yaitu nukleolus, yang berkepentingan untuk sintesis asam ribonukleat (RNA) meskipun peranannya dalam fungsi ini tidak dimengerti. Namun, setelah fiksasi dan pewarnaan, nukleus terlihat mengandung suatu jaringan yang tidak beraturan, terdiri atas benang-benang berwarna gelap disebut kromonemata, Nukleus mempunyai dua sifat penting. Pertama, sebagai lomat yang mengontrol kegiatan sel. Sifat ini dapat esirnpulkan dari perilaku sitoplasma yang nukleusnya &iadakan. Jika suatu organisme bersel satu tertentu dipotong Imenjadi dua bagian, satu dengan nukleus dan yang lain tanpa aukleus, maka hanya bagian yang bernukleus yang akan isidup dan beregenerasi. Bukti tak langsung yang serupa mengenai fungsi kontrol nukleus diperoleh dari pengamatan koltwa di dalam sel, nukleus sering berpindah ke tempat yang kiegiatannya paling tinggi. Pada rambut akar yang sedang giat earnbuh, misalnya, nukleus biasanya berada pada titik turnbehnya.

Sifat penting kedua, yang sebenarnya lain daripada fungsi kontrol tetapi mempunyai aspek jangkauan lebih luas ialah k:ahwa nukleus mengandung bahan-bahan yang menentukan sifat-sifat turun-temurun suatu organisme. Sifat ini dapat agak 4elas diperagakan dengan percobaan okulasi timbal-balik dua lath Acetabularia, suatu marga ganggang hijau bersel satu. Sernua jenis Acetabularia mempunyai tubuh bersel tunggal -rang terdiri atas tiga bagian, tudung, batang, dan kaki yang Derisi nukleus (2.8). Pada jenis A. mediterranea, =dung itu lebih menyerupai sebuah payung terbalik, terdiri .:as sejumlah jari-jari yang terjalin bersama. Pada jenis lain, A. crenulata, tudungnya terdiri atas tonjolan menyerupai jari yang lepas tidak terikat. Jika tudung jenis mana saja :ipotong, maka tudung baru akan tumbuh. Namun, juga untuk menempel batang jenis yang satu pada kaki -enis yang lain. Jika ini terjadi, maka tudung baru akan zumbuh pula, tetapi sifat bentuknya selalu mengikuti jenis Yang memberi kaki yang berisi nukleus. Jika dua kaki, masing-masing dari jenis berbeda, ditempelkan pada satu atang, maka tudung yang akan tumbuh mempunyai bentuk peralihan yang mencerminkan pengaruh masing-masing nukleus. Percobaan tadi menunjukkan bahwa tipe tudung, yang merupakan sifat menurun tipe jenis, ditentukan oleh nukleus pada kaki dan bukan oleh sitoplasma batang yang langsung di sebelahnya. Sebagai tambahan pada hasil percobaan okulasi timbal-balik itu, kini terdapat bukti yang tidak dapat dibantah dari hasil studi mengenai virus bahwa nukleus mengandung molekul yang membentuk dasar kimia proses turuntemurun .

Advertisement

Advertisement