ARTI – DEFINISI – PENGERTIAN MONOSAKARIDA

38 views

MONOSAKARIDA, Monosakarida dibagi menjadi dua kelompok: (1) kelompok aldosa, yang selalu mempunyai ujung gugus aldehida (—CHO) yang dapat ditulis dengan rumus molekul CH2OH— (CHOH)n CHO, dengan n sebanyak 1 sampai 7; dan (2) kelompok ketosa, yang selalu mempunyai gugus keton (>C0) terletak hampir di ujung, dan dapat ditulis dengan rumus molekul CH2OH—(CHOH)n CH2OH, dengan n sama dengan 0 (yaitu gugus >CHOH hilang) atau suatu bilangan bulat 1 sampai 4, jarang 5 atau 6. Adanya gugus alkohol (—CH2OH dan >CHOH) atau gugus aldehida atau gugus keton berarti bahwa monosakarida menunjukkan beberapa sifat khas dari kelompok fungsional ini. Salah satu sifat penting monosakarida ialah kemampuannya berfungsi sebagai pereduksi (reducing agents). Sifat ini biasanya ditunjukkan oleh terbentuknya endapan merah jika monosa-karida ini dipanasi dengan larutan Fehling. Reaksi Fehling juga merupakan uji penting untuk menentukan struktur oligosakarida, beberapa di antaranya (seperti halnya semua monosakarida) merupakan gula pereduksi, sedangkan oligosakarida lainnya bukan gula pereduksi.

Monosakarida dapat pula dikelompokkan menurut jumlah atom karbon pada molekulnya. Monosakarida yang paling sederhana memiliki tiga atom C dan disebut triosa. Tetrosa, pentosa, heksosa, dan heptosa berisi 4, 5, 6, dan 7 atom C, dan monosakarida yang memiliki 8 dan 9 atom C juga ada. Seperti akan segera diuraikan, variasi lain masih terjadi karena perbedaan pada susunan ruang gugus hidrogen (—H) dan hidroksil (—OH) yang terikat pada atom C dari gugus >CHOH yang berada sepanjang molekul itu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *