Advertisement

Monem Predikatif dan Diatesis, Predikat dibentuk dari sebuah monem predikatif yang disertai maupun tidak oleh modalitas. Monem predikatif adalah unsur yang di sekelilingnya tersusun kalimat, dan unsur-unsur lain yang mem­bentuk kalimat memarkah fungsi mereka berkat hubungan dengan monem itu. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa di dalam baha­sa-bahasa tertentu, khususnya bahasa Perancis, penutur cenderung menghubungkan predikat dengan partisipan tindakan. Misalnya tindakan membuka, penderitanya pintu halaman dan pelakunya tukang kebun. Jika digunakan bentuk predikat yang disebut “diatesis aktif”, terbentuk kalimat le jardinier ouvre le portail du jardin ‘tu­kang kebun membuka pintu halaman’. Jika digunakan bentuk yang disebut “diatesis pasif”, ujaran menjadi le portail du jardin est ouvert par le jardinier ‘pintu halaman dibuka oleh tukang kebun’. Dalam kalimat pertama, predikat (ouvre ‘membuka’) berorientasi ke tukang kebun, sedangkan di dalam kalimat kedua, predikat (est ouvert ‘dibu­ka’) berorientasi ke pintu. Di dalam bahasa Malagasi misalnya, predi­kat mungkin berorientasi ke keterangan. Sebaliknya, bahasa-bahasa lain, seperti bahasa Baska, tidak mengenal kemungkinan itu: begitu diajukan tindakan, partisipan tindakan dan berbagai keterangan, struktur ujaran ditetapkan secara definitif.

Advertisement
Advertisement