Advertisement

Kontras dan Oposisi, Ternyata bahwa satuan-satuan bahasa, apakah itu tanda atau fonem, berada di dalam dua tipe hubungan yang berbeda: di satu pihak, terdapat hubungan di dalam ujaran yang disebut sintagmatik dan langsung teramati; misalnya hubungan antara /bara/ dengan unsur-unsur di sampingnya, /ini/ dan /bagus/, dan hubungan antara /a/ dengan /r/ yang mendahuluinya di dalam /bara/ dan /i/ yang diikutinya di dalam /ini/. Mungkin lebih baik kalau hubungan itu di­sebut dengan istilah kontras. Di lain pihak, terdapat hubungan yang didapati di antara satuan-satuan yang mungkin muncul di dalam konteks yang sama, dan yang paling sedikit di dalam konteks di atas tidak mungkin hadir bersama. Hubungan tersebut disebut hubungan paradigmatik dan disebut juga oposisi: bara, hari, beras yang mung­kin berada di dalam konteks yang sarna, berada dalam hubungan oposisi; begitu pula halnya dengan adjektiva yang menerangkan war­na yang semuanya mungkin berada di antara buku yang dan hi­lang.

Advertisement
Advertisement