Advertisement

Keisomeran, Dari rumus umum asam amino-a tampak bahwa gugus —COOH, gugus —NH2, atom —H, dan gugus R, semuanya terikat pada atom karbon-a. Dengan kata lain, kecuali glisin yang gugus R-nya sendiri adalah atom —H, semua asam amino-a memiliki sebuah atom asimetri dengan posisi a, sebab ada empat gugus yang berbeda terikat padanya. Karena itu, asam amino ini menunjukkan keisomeran optik dan dapat berada dalam bentuk D dan L (  14.1). Walaupun ada dua kemungkinan bentuk isomer, kenyataan yang aneh terjadi, yaitu semua asam amino yang ada dalam protein hanya memiliki konfigurasi L.

Beberapa asam amino, misalnya isoleusin, memiliki dua atom karbon asimetri pada molekulnya, jadi mempunyai empat kemungkinan isomer optik. Walaupun demikian, hanya satu isomer terdapat dalam protein secara alami.

Advertisement

 

Advertisement