ARTI – DEFINISI – PENGERTIAN FOTOSINTESIS YANG NYATA

40 views

Fotosintesis yang nyata, Pertukaran gas pada fotosintesis adalah kebalikan pertukaran gas pada respirasi. Jika suatu tumbuhan hijau disimpan dalam keadaan gelap total, tumbuhan ini akan mengeluarkan karbon dioksida sebagai hasil respirasi. Jika tumbuhan ini kemudian dipindahkan ke tempat yang terang sekali, tumbuhan ini akan mengambil karbon dioksida untuk fotosintesis dan karena pada keadaan ini kecepatan fotosintesis lebih tinggi daripada respirasi, maka akan terjadi pengambilan karbon dioksida saja, dan basil respirasi tertutupi. Dengan makin berkurangnya intensitas cahaya ada kemungkinan penurunan fotosintesis sampai kecepatan terbentuknya bahan fotosintetik dan hasil respirasi sama. Intensitas cahaya yang tidak menimbulkan kelebihan karbon dioksida disebut titik kompensasi (  17.3). Dengan lebih mengurangi cahaya lagi akan terjadi pengeluaran karbon dioksida saja, yang akan terus meningkat jumlahnya, sampai pada keadaan gelap total. Hal ini disebabkan oleh pengeluaran karbon dioksida pada respirasi. Kenyataan bahwa respirasi terjadi selama fotosintesis berlangsung berarti bahwa pengambilan bersih karbon dioksida ke dalam daun selama fotosintesis sama dengan absorpsi sebenarnya karbon dioksida oleh sel-sel dikurangi hasil yang simultan tetapi lebih sedikit pada respirasi. Namun, pada prakteknya pengetahuan tentang adanya fotosintesis yang ‘nyata’ atau hasil bersih fotosintesis sering lebih bermanfaat daripada fotosintesis ‘sesungguhnya’ atau hasil kotor fotosintesis, sebab yang pertamalah yang menyatakan perolehan total bagi tumbuhan dalam bentuk hasil panen.

J ika suatu tumbuhan berada pada titik kompensasi, semua bahan organik yang dihasilkan oleh fotosintesis akan digunakan oleh respirasi, sehingga tidak ada kelebihan untuk pertumbuhan. Agar dapat tumbuh, tumbuhan harus hidup pada intensitas cahaya yang memungkinkan fotosintesis melebihi respirasi, yaitu pada intensitas cahaya di atas titik kompensasi. Dalam keadaan alami banyak daun menerima jumlah cahaya setengah optimal, sebab ternaungi oleh daun lain, dan inilah alasannya mengapa pertumbuhan kecambah pohon di hutan sering lambat, sampai terjadi pembukaan kanopi. Tumbuhan yang biasanya tumbuh di lapisan bawah hutan di bawah kanopi pohon akan beradaptasi dengan keadaan ternaungi dengan jalan memiliki titik kompensasi ing rendah (katakanlah 3 persen dari cahaya penuh). Lelompok tumbuhan ini dapat menghasilkan kelebihan hara ganik pada keadaan cahaya yang rendah, akan tetapi :_asanya kurang mampu beradaptasi dengan cahaya yang kuat,

bab fotosintesis akan mencapai kecepatan maksimum pada zItensitas cahaya di bawah cahaya matahari penuh (  :7.14). Sebaliknya tumbuhan yang tumbuh normal pada :abitat yang cukup terang mempunyai titik kompensasi tinggi katakanlah 10 persen dari cahaya matahari penuh) dan dapat menggunakan cahaya terang lebih efisien. Kelompok ini akan lebih mampu beradaptasi dengan keadaan terang, tetapi kurang dapat beradaptasi dalam naungan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *