Advertisement

Apikal (oklusif, frikatif, dan spiran), Bunyi apikal adalah bunyi yang dihasilkan oleh kegiatan ujung lidah (apex). Bunyi apiko-dental, apiko-alveolar, dan retrofleks dapat dibedakan sesuai dengan daerah di langit-langit di mana ujung lidah mendarat.Oklusif apiko-dental tak bersuara adalah [t] Perancis, sedangkan yang bersuara adalah [d] Perancis, misalnya dalam kata temps ‘waktu’ dan kata dent ‘gigi’ . Bunyi sengau apiko-dental adalah [n]. Untuk menghasilkan ketiga bunyi itu, daun lidah menempel pada permukaan gigi bagian dalam, sedemikian rupa sehingga celah gigi tersumbat sama sekali. Untuk beralih dari oklusif [t] [d] ke frikatif [0] [(5] atau [b] [•51 daun lidah turun, sehingga terjadi geseran di antara daun lidah dan gigi atas. Karena dalam situasi itu lidah bagian bawah tampak di antara gigi, maka sering kali orang menyebut frika­tif yang demikian sebagai konsonan interdental yang dapat dianggap — secara salah — sebagai mendapat pengaruh gigi bawah.

Konsonan oklusif apiko-alveolar hanya dibedakan dari yang ter­dahulu oleh daun lidah yang menempel sedikit lebih di atas gigi, yaitu di kulit lembut yang menyelaputi kaki gigi atas. Konsonan itu ter­dengar pada awal kata Inggris two ‘dua’, do ‘mengerjakan’ , no ‘tidak’. Pada umumnya tanda yang digunakan sama dengan yang digunakan untuk apiko-dental. Dalam suatu bahasa seperti bahasa Inggris, di mana [t], dan [n] merupakan apiko-alveolar, frikatif diartikulasi di antara daun lidah dan rongga gigi bagian belakang atas, tetapi se­cara akustis, frikatif yang demikian itu hampir tidak berbeda dengan frikatif yang diartikulasi sedikit lebih ke bawah. Perbclaan grafis an­tara [9] [i8] di satu pihak, dan [p] [6] di lain pihak bukan ditonjolkan untuk membedakan antara “interdental” dan “postdental”, tetapi untuk menandai antara spiran [6] kata Spanyol cada dan frikatif [6] kata Inggris that.

Advertisement

Dalam hal retrofleks, ujung (atau daun) lidah terangkat sedemi­kian tingginya ke arah langit-langit, sehingga terjadi sentuhan, bukan antara ujung lidah dengan langit-langit, melainkan antara bagian bawah lidah dengan langit-langit. Oklusif retrofleks dapat di­lambangkan dengan [t], dan Frikatif retrofleks, yang sangat berbeda dengan apa yang dilambangkan dengan [p] dan [6], ter­masuk tipe yang akan ditelaah di bawah ini yang disebut “desis”. Bunyi yang terdengar pada awal kata bahasa Inggris run ‘lari’, di da­lam variasi tertentu dapat ditetapkan sebagai spiran retrofleks yang bersuara.

Advertisement