Advertisement

Apakah nilai-nilai fundamental demokrasi  konstitusional itu?, Pada dasarnya nilai-nilai fundamental demokrasi konstitusional merupakan pancaran dari nilai-nilai martabat kemanusiaan dan nilai¬nilai yang dimiliki setiap orang yakni:

  1. Hak-hak Dasar (Basic Rights), yaitu bahwa tugas utama sutau pemerintahan demokrasi adalah melindungi hak-hak fundamental manusia: hak hidup, hak mendapatkan kebebasan dan hak memiliki. Hak-hak dasar ini bisa saja dibatasi atau diperluas menjadi hak-hak sosial-ekonomi, misalnya hak mendapatkan pekerjaan, perlindungan kesehatan dan hak mendapatkan pendidikan, sebagimana tercantum dalam deklarasi HAM, perjanjian PBB tentang hak-hak anak, dan sebagainya.

B . Kebebasan Berekspresi dan Berkesadaran (Freedom of Conscience and Expression) sebagaimana keduanya mendasari nilai-nilai konstitusi demokrasi tentang hak mendapatkan pelayanan kesehatan dan hak untuk mengembangkan diri.

Advertisement
  1. Privasi dan Masyarakat Sipil (Privacy and Civil Society) yaitu adanya perlindungan atas kesatuan antara hak pribadi dan sosial yang meliputi keluarga, pribadi, agama, organisasi dan kegiatan-kegiatan sejenis lainnya. Ruang asosiasi kemanusiaan ini merupakan dasar-dasar bagi masyarakat sipil (masyarakat madani) yang bebas dari ketidakadilan dan perlakuan tidak rasional dari pemerintah.
  2. Keadilan (Justice) yang meliputi:
  3. Pemeratan Keadilan (Distributive justice)
  4. Kebenaran Keadilan (Corrective Justice) atau keputusan hukum yang adil dan tepat sasaran.
  5. Mekanisme Keadilan (Procedural Justi’ce) atau keputusan hukum yang dilakukan secara adil melalui lembaga-lembaga hukum.

Persamaan (Equality) yang meliputi:

  1. Persamaan dalam partisipasi politik, yakni kesamaan hak setiap warga negara untuk memilih dan dipilih.
  2. Persamaan di hadapan hukum atau tidak adanya diskriminasi hukum yang didasari oleh perbedaan gender, usia, ras, agama, etnis, afiliasi politik, dan kelas sosial.
  3. Persamaan Ekonomi, atau semua warga negara memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk memperoleh kesejahteraan, dan mendapatkan pelayanan dari negara dalam memajukan kehidupan ekonominya.

Keterbukaan (Openess) yaitu bahwa demokrasi konstitusional dilandasi oleh filsafat politik keterbukaan atau kebebasan berpendapat (free market place of ideas), dan ketersediaan informasi melalui pers yang bebas dan kebebasan berekspresi dalam segala lapangan kehidupan.

Advertisement