Advertisement

Apa tujuan dan fungsi negara?, Negara dapat dipandang sebagai asosiasi yang hidup dan bekerjasama dan mengejar beberapa tujuan negara. Dapat dikatakan bahwa tujuan terakhir setiap negara ialah menciptakan kebahagiaan bagi rakyatnya (bonum publicum, common good, common weal).

Menurut Roger H. Sultau tujuan negara ialah memungkinkan rakyatnya “berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin” (The freest possible development and creative self-expression of its members). Dan menurut Harold J. Laski: “menciptakan di mana rakyatnya dapat mencapai terkabulnya keinginan-keinginan secara maksimal” (creation of those condition under which the members of the state may attain the maximum satisfaction of their desire).

Advertisement

Tujuan negara R.I. sebagai tercantum di dalam Pembahasan Undang-Undang Dasar 1945 ialah: “untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan c,.(.‘jahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut nicht ksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial” dengan berdasarkan kepada: K einhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah cbijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan mcwujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Pancasila)

Negara yang berhaluan Marxisme-Leninisme bertujuan uniuk membangun masyarakat komunis, sehingga bonum publicum .,clalu ditafsirkan dalam rangka tercapainya masyarakat komunis. I a•siran itu mempengaruhi fungsi-fungsi negara di bidang kesejahteraan dan keadilan. Negara dianggap sebagai alat untuk mencapai komunisme dalam arti bahwa segala alat kekuasaannya Barns dikerahkan untuk mencapai tujuan itu. Begitu pula fungsi di bidang kesejahteraan dan keadilan (termasuk hak-hak azasi warganegara) terutama ditekankan pada aspek kolektifnya, dan sering mengorbankan aspek perseorangannya.

Akan tetapi setiap negara, terlepas dari ideologinya, menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yang mutlak perlu yaitu:

  1. Melaksanakan ketertiban (law and order); untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan-bentrokan dalam masyarakat, maka negara harus melaksanakan penertiban. Dan dapat dikatakan bahwa negara bertindak sebagai “Stabilisator”.

b . Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Dewasa ini fungsi ini dianggap sangat penting, terutama bagi negara-negara baru. Pandangan ini di Indonesia tercermin dalam usaha pemerintah untuk membangun melalui suatu rentetan Repelita.

  1. Pertahanan; hal ini diperlukan untuk menjaga kemungkinan serangan dari luar. Untuk ini negara dilengkapi dengan alat pertahanan.
  2. Menegakkan keadilan; hal ini dilaksanakan melalui badan-badan pengadilan.

Sarjana lain, Caries E. Merriam menyebutkan lima fungsi negara yaitu: (I) Keamanan ekstern, (2) Ketertiban intern, (3) Keadilan, (4) Kesejahteraan umum, dan (5) Kebebasan.

Keseluruhan fungsi negara di atas diselenggarakan olch pemerintah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

 

Advertisement