Advertisement

Apa itu atribut identitas?, Atribut adalah segala sesuatu yang terseleksi, baik disengaja imtupun tidak, yang berguna untuk mengenali identitas atau jatidiri wseorang atau sesuatu gejala. Atribut ini bisa berupa ciri-ciri yang Hienyolok dari benda atau tubuh orang, sifat-sifat seseorang, pola¬I)uIa tindakan atau bahasa yang digunakan. Corak identitas seseorang

ditentukan oleh atribut-atribut yang digunakan, yaitu supaya dilihat dan diakui oleh cirinya oleh para pelaku yang dihadapi dalam suatu interaksi, agar identitas dan peranan sesorang tersebut diakui clan masuk akal bagi pelaku yang terlibat dalam interaksi tersebut. Ada identitas yang tidak dapat diubah, walaupun dapat ditutupi untuk sementara, dan ada identitas yang dapat dengan mudah diubah dengan cara memanipulasi atau mengaktifkan sejumlah atribut yang diperlukan untuk tujuan tersebut (Suparlan, 1999, 3).

Advertisement

Ada atribut-atribut yang dapat diatur dan dimanipulasi untuk sesuatu kepentingan peranan yang dijalankannya dalam suatu interaksi, dan ada pula atribut-atribut yang tidak dapat dengan begitu saja diatur atau dimanipulasi karena diperolehnya bersama dengan kelahirannya atau diperolehnya sebagai suatu yang primordial atau Ang pertama dan utama melalui sosialisasi dan enkulturasi pada 1;1 hap-tahap pertama dalam kehidupannya sebagai manusia. Upaya memanipulasi suatu atribut yang primordial biasanya tidak mudah dilakukan oleh pelaku bila perubahan tersebut bertentangan dengan keyakinan-kcyakinan yang dipunyai mengenai konsep apa yang benar dan salah atau yang sepantasnya dan tidak sepantasnya. Atribut-atribut diatur dan dimanipulasi oleh seorang pelaku untuk menciptakan suatu kesan yang dikenal dan diakui oleh pelaku lainnya dalam berhubungan dengan orang lain sesuai dengan yang dikehendakinya (Suparlan, 1999). Sebagai contoh: seorang pengemis akan membuat dirinya sebagai seorang pengemis yang patut dikasihani oleh orang ramai yang akan menjadi pelaku-pelaku dalam interaksi dengannya sebagai pengemis. Untuk itu dia akan memakai baju yang compang-camping dan kalau perlu ditambah dengan kaki yang diperban dan diberi warna merah seperti darah, sehingga dia mem-berikan kesan sebagai seorang yang patut dikasihani dan oleh karenanya perlu diberi derma. Baju yang compang-camping, kaki yang yang diperban dan diberi warna merah adalah contoh atribut identitas yang dimanipulasi oleh seseorang sesuai dengan kepentingannya.

Di antara atribut-atribut yang diperoleh manusia berbarengan dengan kelahirannya adalah atribut-atribut yang digunakan untuk menunjukkan ciri-cirinya sebagai tergolong menurut jenis kelamin tertentu, umur tertentu, dan suku bangsa tertentu. Atribut-atribut yang digunakan sebagai acuan bagi ciri-ciri seseorang sebagai tergolong dalam suatu suku bangsa tertentu berasal dari ciri-ciri fisik, kebudayaan material atau benda-benda kebudayaan, bahasa dan ungkapan-ungkapannya, mimik muka dan gerakan-gerakan tubuh, dan nilai-nilai budaya. Berdasarkan atribut-atribut tersebut maka dua orang pelaku dapat menentukan bahwa sukubangsa mereka itu berbeda dengan sukubangsa yang lainnya (Suparlan, 1999). Dengan mengetahui bahwa sukubangsa mereka berbeda satu dengan yang lainnya, maka peran yang mereka mainkan dalam berinteraksi juga berbeda.

Advertisement