Advertisement

Kafir menurut bahasa adalah orang yang menolak atau mengingkari sesuatu. Dalam arti teologis, sebutan kafir diberikan oleh masyarakat suatu agama kepada orang lain yang menolak atau tidak mempercayai se­ruan pembawa agama itu. Dalam teologi Islam, sebutan kafir tersebut diberikan ke­pada siapa saja yang mengingkari atau ti­dak percaya kepada kerasulan Nabi Mu­hammad (570-632 M) atau dengan kata lain tidak percaya bahwa agama yang di­ajarkan olehnya berasal dari Allah, pen­cipta alam. Kendati orang Yahudi atau Kristen meyakini adanya Tuhan, meng­akui adanya wahyu, membenarkan adanya hari akhirat, dan lain-lain, mereka — da­lam teologi Islam — tetap saja dapat diberi predikat kafir, karena mereka menolak kerasulan Nabi Muhammad atau agama wahyu yang dibawanya.

Golongan kafir itu dapat saja dibagi menjadi bermacarn-macam, seperti kafir ahlul-kitab yakni kafir yang memiliki ki­tab suci, seperti orang yang beragama Ya­hudi, Kristen, Majusi, Hindu, dan lain-lain; kafir musyrik, yakni kafir yang mem­persekutukan Tuhan atau menyembah ba­nyak Tuhan atau dewa; kafir ateis, yakni kafir yang berkeyakinan bahwa Tuhan itu tidak ada; dan lain sebagainya.

Advertisement

Tidak ada halangan bagi umat Islam un­tuk membina hubungan social yang baik dengan golongan kafir, sehingga terlaksana kerjasama, gotong-royong, salirig memban­tu, dan lain-lain, asal saja pihak kafir tidak menghalangi umat Islam untuk hidup dan beribadat menurut tuntunan Islam. Islam melarang penganutnya melakukan pemak­saan terhadap orang kafir agar menganut Islam, kendati is berada dalam kekuasaan penguasa Islam. Kaum kafir yang berada dalam kekuasaan Islam, memiliki hak dan kewajiban seperti yang dimiliki umat Is­lam. Islam menyuruh umatnya agar meng­hargai dan membiarkan kaum kafir itu hi­dup dan beribadat menurut keyakinan mereka. Toleransi Islam terhadap non muslim, cukup jelas dalam ajaran dan cu­kup terbukti dalam praktek sejarah umat Islam. Permusuhan terhadap kafir dapat di­benarkan, bila pihak kafir lebih dulu me­mulai permusuhan terhadap umat Islam.

Advertisement