Advertisement

Jabal ar-Rahmah adalah sebuah bukit kecil setinggi hampir 60 meter terletak di padang Arafah, Mekah. Bukit ini menjadi pusat upacara “berdiam diri” (wuquf) pa­da sore hari kesembilan Zulhijjah. Sebe­lum Islam dikenal dengan nama Ilal. Wu­quf di arena Jabal ar-Rahmah — yang ber­arti “Bukit Berkah” — adalah merupakan salah satu rukun haji. Waktunya mulai te­ngah hari sampai dengan terbenamnya matahari. Biasanya dilakukan setelah me­ngerjakan salat Zuhur dan Asar secara ber­samaan (jamak dan qasar). Selama wuquf ini para jemaah terus membaca doa, puji, salawat, dan Quran sambil berdiri, duduk, atau berbaring. Di samping itu, khutbah pun dibacakan dari mimbar di puncak bu­kit mengikuti sunah Nabi Muhammad.

Upacara peribadatan di Jabal ar-Rah-mall ini sering dianggap sebagai puncak kesyanduan ibadat haji dengan segala ciri khasnya yang menggambarkan ketunduk­an manusia dari berbagai bangsa dan ting­katan dalam situasi yang sederhana, ak­rab, dan khusyuk. Dengan semakin besar­nya jumlah jemaah haji, tidak semua je­maah dapat mendaki ke puncak Jabal ar­Rahmah. Memang mereka cukup berada di kawasan bukit tersebut dan, meriurut sebagian pendapat, tak perlu memanjat ke atas. Memang untuk menuju ke puncak yang dihiasi dengan mimbar terdapat se­buah jalan bertangga 60 tingkat. Setelah selesai menjalankan wuquf di Jabal ar­Rahmah (Arafah), jemaah haji menuju ke Muzdalifah dan mengerjakan salat Magrib serta Isya secara jamak dan qasar. Sampai tahap ini, mereka masih belum selesai me­ngerjakan haji.

Advertisement

Advertisement