Advertisement

Hud adalah Nabi dan Rasulullah yang mula-mula, di kalangan bangsa Arab. Dia anak Sam bin Nuh. Dari nama Sam inilah bangsa Sam diambil, yaitu bangsa yang di kemudian hari menurunkan antara lain, bangsa Arab. Bahasa mereka disebut baha­sa Sam. Nabi Hud diutus untuk kaum Ad, yang menurut para ahli, kaum Ad adalah keturunan Aus bin Iram bin Sam bin Nuh.

Kaum Ad, pada masanya, termasuk bangsa yang kuat, gagah berani dan ter­masyhur di kalangan bangsa-bangsa Arab. Mereka telah mampu mencapai kemak­muran dalam kehidupan. Akan tetapi, mereka tidak mengenal Allah yang telah melimpahkan berbagai nikmat kepada me­reka. Mereka adalah penyembah berhala dan merupakan bangsa yang resat dari ja­lan yang benar. Di antara mereka tidak aneh teijadi, yang kuat menindas yang le­mah, yang pandai menggagahi yang bo­doh.

Advertisement

Nabi Hud mengajak kaum Ad kembali ke jalan yang benar, menyembah Allah dan meninggalkan pemujaan terhadap ber­hala-berhala dan patung-patung. la menye­ru kaumnya dengan sabar dan rajin. Se­mua tenaga, pikiran, waktu dan segala upaya dikerahkan untuk menyampaikan ajaran Allah, tetapi ajakannya itu diten­tang oleh kaumnya. Mereka bahkan menu­duh Hud telah berubah ingatan dan ber­usaha untuk mencemarkan nama baiknya. Orang-orang yang menerima dakwahnya hanya dan kalangan rakyat miskin dan jelata. Kemudian, Nabi Nud menyampai­kan ancaman bahwa Allah akan menghan­curkan mereka.

Akhirnya tunmlah angin topan dan Na­bi Hud bersama para pengikutnya yang se­tia, yang jumlah mereka tidak banyak, ter­lepas dari bahaya itu. Hud bersama peng­ikutnya kemudian meninggalkan negeri yang hancur itu pergi menuju suatu negeri yang disebut Hadramaut. Di situlah Hud dengan para pengikutnya memulai hidup barn “clan di sana pula ia wafat.

Advertisement