Advertisement

Dinar adalah mata uang emas yang telah dikenal semenjak masa awal Islam. Al­Quran sendiri pada 3 : 75 menggunakan kata diner yang menunjuk kepada arti ni­lai satuan uang. Dinar yang secara jelas dikeluarkan penguasa muslim baru dite­mui pada masa pemerintahan khalifah Umawi kelima, Abdul Malik bin Marwan 685/65 H-705/86 H yang berusaha mener­tilikan administrasi kekhalifahannya (at­ta`rib). Kalau sebelumnya hanya dinar Yu­nani (dinar Qaisar) yang dipakai, masa Abdul Malik menyaksikan mata uang di­nar yang mencantumkan dua kalimat sya­hadat beserta nama penguasa muslim yang mengeluarkanny a.

Di camping itu nama dinar juga dipakai sebagai nama ukuran berat yang kurang le­bih sama dengan 4,25 gram. Pada zaman modem, beberapa negara seperti Irak, Yordania dan Kuwait tetap memakai na­ma dinar sebagai nama kesatuan mata uang mereka.

Advertisement

Advertisement
Filed under : Review,